Skip to main content

Tanganku Disalam Pak Jokowi !

Fhiuh! Akhirnya kembali juga ke kostan setelah perjalanan ala-ala backpacker 2 hari 2 malam bersama semua anggota Pesongers ke Rantau Perapat. Agak kurang awak nikmati perjalanan yang agak jauh ini. tapi ga apa-apa deh. Capek, ngantuk dan sedikit jenuh mengitari awak hari ini. duh! Apalagi ga ibadah hari ini gegara ga sempet lagi. Huaa! Ntar Saat Teduh ya noppp, ingettt :D

Tapi  diatas itu awak berterima kasih banget sama Dia selama perjalanan ga ada kejadian yang bahaya atau hambatan. Apa lagi hari ini setelah pulang, ANE SALAMAN SAMA PAK JOKOWI BOYYY! Pak Jokowi salah satu idola awak, si laki-laki sederhana tapi sexy. ups! di mata awak, kata sexy itu maksudnya lakik yang dewas. Jadi supaya jari ini ga capek, kita langsung cerita aja yoww.

Jadi tadi itu awak dan pesongers lainnya baru aja nyampe dari kereta api Rantau Perapat, Sri Bilah. Kaget sih, kok rame banget itu Lapangan Merdeka (deket Merdeka Walk, deket Titi Gantung). Serba merah! Kalo ada banteng, pasti deh bantengnya ngegalau mau nyerodok yang mana. Huwaauu!!

Jam stengah dua (kalo ga salah), dan perut lapar. Bingung mau makan dimana, karena akhir bulan uang di kantong juga cukup tau aja deh. Palak! Apalagi banyak pendukung salah satu Calon Gubsu 2013 yang di dukung sama partai dominasi merah itu yang rada alayyy. Iiuughh.. -_-“ Yah, emang salah satu cara Calon Gubsu untuk menarik suara dengan kampanye. Apalagi dengan adanya Pak Jokowi disitu. Pas awak keluar dari toilet, awak mendengar suara beliau, LANGSUNG! Emang suaranya itu beda. Cara ngomongnya dia awak suka. Kedengaran bijaksananya itu. Beh! Bener-bener ga pengen membuang kesempatan beliau di sini. Awak pengen ketemu!

Oke, tempat makannya udah dapat. Makan deh kami. Makan seadanya, sesuai kemampuan dompet bukan sesuai tuntutan perut. Eits! Tapi apapun makanannya, awalnya harus doa dulu :D mau tau apa isi doaku waktu itu? Ini dia..

“Tuhan terimakasih kami semua sudah sampe Medan lagi dengan selamat. Tuhan berkatilah makanan dan minuman ini. amin.  
*diam sejenak dan mikir* 
Emm, Tuhan hari ini aku berharap aku bisa berfoto bareng pak Jokowi atau sekedar bersalaman aja pun jadi. Amin”

Doa yang kelihatan kaya anak-anak, asal sebutin apa yang ada di dalam hati. Ngarepin hal yang ga mungkin. Macam awak anak yang paling baik, trus ada peri yang ngabulin doa itu langsung. Haha! Aseli, pengen bet ketemu wak.. biasanya kan cuman lihat beliau di tipi-tipi dengan karya-karyanya yang asik itu. Emang deh orang fenomenal ini, top deh! Inspiratif banget.

Emm, pada nyadar ga? Pak Jokowi dan Om Barack Obama punya kemiripan wajah loh. Mereka idola awak. Awak suka dengan caranya hidup. Orang penting sih orang penting, tapi bebas bersosial dengan siapa aja, easy going lagi. Ga kaya pejabat yang lain, terlalu mengotakan pergaulan. 

Fix, makanan udah lenyap dimakan waktu. Perut bisa tertanggulangi untuk sementara waktu. Setelah kami siap, aku dan Florent berani-beranian ke belakang tempat makan dan ngelihat bang Judika nyanyi. Suaranya ga boleh disepelekan. Pas banget deh. Apalagi mendengarnya langsung, energic banget. Mbak-mbak yang ada disitu kepincut dengan pesona bang Judika. Hahaha! Oke, kami balik ke tempat makan.

woi, pak jokowi woi..” entah siapa yang pertama kali ngomong kaya gitu. Awak refleks berdiri dan ambil hape, menghampiri bapake Jokowi. Awak ambil fotonya. Ini dia:
Agak malesin denger pengawal-pengawal pak Jokowi “Awas, awas.. nanti aja.” Tapi, Pak Jokowi yang emang dasarnya merakyat, tangan awak pun juga akhirnya disalam beliau! Awak tekankan lagi ya, TANGAN AWAK DISALAMNYA! PAK JOKOWI SALAMAN SAMAKU. Haha! Kalo awak dianggap norak, terserahlah yaa.. Kalo awak disalam sama Afgan, ga bakalan sesenang ini, karena dia bukan idola awak.

Awak lihat beliau secara langsung. Dengan baju kemeja putih dan tidak tidak dimasukkan. Kelihatan beliau kurus, hehe. Tapi kharismanya, awak sarankan patut diacungi jempol. Senyumnya yang tulus. Keningnya yang berlipat, emang banyak kali kurasa yang dipikiri bapak itu bah!

Tangan awak tremor boyy, gemeteran gitu. Hakhak! Ini tangan yang salaman sama pak Jokowi:
Thank’s God banget doaku itu terkabul. Makin percaya dengan kekuatan doa deh. Apalagi doanya kaya anak-anak. Ketemu dan salaman sama beliau emang salah satu keberuntungan buat awak, hari itu.
Semoga aja low profilenya, bijaksananya, cara hidupnya, cara berpikir, cara berbicara dan segala sesuatu dari Pak Jokowi, menular ke awak. Hehe, ngarep jadi orang bijak awak? Amin lah :D



Hei kamu, masih marah samaku?

Disini aku lagi inget cara kamu senyum, dulu :)

Comments

Popular posts from this blog

Sensasi Unik Menginap Borough Capsule Hostel, Bali

Hari pertama begitu menginjakkan kaki di Bali, aku ga kemana-mana. Hanya sekedar singgah ke Pusat Oleh-oleh Krisna dan mencari makan malam. Aku lebih memilih ngadem di kamar hotelku. Seperti di posting -an  sebelumnya, aku menginap di Borough Capsule Hostel , Bali. Aku punya prinsip bahwa penginapan hanyalah tempat singgah, mandi dan tidur. Kecuali untuk momen spesial seperti bulan madu, penginapan menjadi hal krusial yang perlu dipilih-pilih. Maka, karena memang aku ingin punya suasana liburan yang baru, aku memilih  Borough Capsule Hostel .  Aku booking  lewat aplikasi  Traveloka . Awalnya cuman 2 malam. Kemudian setelah dipikir-pikir, aku memperpanjangnya sampai aku kembali dari Bali. Memang sih ada perubahan harga setiap harinya, tapi itu ga membuatmu lebih rugi dibandingkan dengan harga ketika booking langsung. Karena kalau booking langsung, biasanya lebih mahal. Ada beberapa jenis kamar, seperti mixed, only female, dan  variant ...

Tutorial Hampir Terlambat Untuk Bersama

Gue dulu agak pesimis dengan kekompakkan kelompok tutorial gue, mereka adalah kelompok B.1 ruang 3.13. Entahlah, gue ngerasa ada aja yang kurang di kelompok ini. Sedikit acuh tak acuh, mungkin. Kalau kelompok ini begini terus, sempat mikir pengen pindah ke kelompok lain (Tapi pasti tak mungkin), apalagi denger-denger dari senior, ketika nyusun skripsi, temen-temen tutorial kalian lah temen skripsi kalian. Emm, bukan merasa sok hebat atau gimana, tapi gue ngerasa Down To Earth aja. Skripsinya susah, mikirin temen satu doping (dosen pembimbing) lagi. Oke mending gue ngerayap didinding. Sebentar, aku perkenalkan satu per satu: Novia Giovani (211 210 002) Fransiska Sinaga (211 210 004) Mona Liany Sinaga (211 210 006) Iwan Petrus Tampubolon (211 210 008) Joab Abigail Sitompul (211 210 010) Meri Bidani Damanik (211 210 012) Gracia Medina Pinem (211 210 014) Ika Agustinawati Siahaan (211 210 016) Inrinogro (211 210 018) Agus Chandra Sembiring(211 210 020) Raskami Pe...

One Day Trip Moyo Island | Nusa Tenggara Barat

Salah satu destinasi terbaik di kawasan Nusa Tenggara Barat dan lumayan tersohor sampai ke luar negeri adalah Pulau Moyo. Awalnya, mungkin kita lebih familiar dengan Pulau Lombok dengan banyaknya pantai eksotis dan pulau-pulau ciamik di sekitarnya. Nyatanya, dari kawasan Pulau Sumbawa masih tersimpan Pulau Moyo yang diam-diam bisa buat kita terpesona. Hemm... Ya setelah beberapa drama sebelum berangkat untuk liburan singkat ini, akhirnya aku dan beberapa teman berhasil untuk memijakkan kaki di Pulau Moyo. Berawal dari promosi Open Trip Pulau Moyo untuk 50 orang dari seorang teman, kami ga nyia-nyiain kesempatan itu. Harganya cukup terjangkau dibanding dengan Trip Agency lainnya, yaitu Rp 170.000/orang dengan fasilitas kapal PP, guide , sarapan dan makan siang, biaya masuk desanya, ojek jaga-jaga ketika nge- tracking . Spot tujuannya yaitu: Air Terjun Mata Jitu, Kolam Lady Diana, Kolam Biru, Takat Segele ( Tempat Snorkeling ). Kami disarankan sampai di pel...