Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Finance Development

Mindset Milenial Agar Menabung Untuk Bibit Investasi di Masa Depan #CerdasDenganUangmu

"Do not save what is left after spending, but spend what is left after saving"  "Jangan menabung setelah anda berbelanja, tapi berbelanjalah setelah anda menabung" -Warren Buffett- Bergerak dari Quotes- nya Mr. Warren Buffett, semakin menguatkan tekadku untuk merubah pola keuangan. Pertama-tama aku ingin memberitahu, bahwa aku masih single dan hal itu adalah keuntungan pertama yang dapat mendorong tabunganku untuk tumbuh lebih cepat. Sesungguhnya, jauh sebelum aku mengenal Mr. Warren Buffet, aku memang sudah tersadar betapa butuhnya mempunyai tabungan. Aku pernah tiba-tiba nanya  ngasal pada salah satu teman SMA yang orangtuanya lumayan tajir, sedang memainkan ponsel barunya, " Bro , gimana kalo nanti orangtuamu udah tidak ada?". Aku lupa bagaimana respon dia waktu itu. Tapi itu kok ya masih teringat samaku sampai sekarang.  Sejak dari rumah pun, aku memang sudah dididik untuk menabung. Bahkan sekecil apapun nominalnya, aku harus ...

Pertimbangan Sederhana Seorang Awam Mengenai Investasi Untuk Passive Income #FinanceDevelopment

Ala-ala ingin belajar investasi sedari dini, aku pun coba mencari jenis investasi apa yang bisa kugunakan dengan kondisi ku sekarang. Sebenarnya banyak sih investasi yang ditawarkan di jaman modern ini. Dari deposito berjangka, asuransi, emas/logam mulia, tanah, kredit property, dollar , saham, dan lain-lain. Semua punya kelebihan dan kekurangannya. Seperti kata konsulenku, high gain high risk. Sebenarnya, awal untuk investasi tegantung  mindset , tujuan, gaya hidup dan kemampuan kita. pada dasarnya, tujuan aku pengen investasi adalah someday aku ingin memiliki passive income. what's passive income? Passive income adalah pendapatan yang kita peroleh tanpa kita harus melakukan aktivitas. Passive income itu perlu modal, ya modalnya dari active income kita. Active income adalah pendapatan yang kita peroleh dari pekerjaan kita sehari-hari, contohnya Gaji. Source Aku ga bakalan ngejelesin secara detail apa itu investasi emas, tanah, dan sebagainya. Aku ga punya b...

Gaji VS Rejeki

In some cases, I would like to compare my life with others.   Pikiran selalu merasa rumput tetangga selalu lebih hijau daripada halaman sendiri.  Tapi ujung-ujungnya menimbulkan rasa iri. Mematahkan potensi baik apa saja yang sebenarnya sedang tumbuh di dalam diri.  “Kenapa dia bisa seperti itu ya? Kenapa dia dengan mudah mendapatkan hal itu? Kenapa hidupnya terkesan mulus-mulus saja? Rejeki dia bagus sekali ya..”  Di balik badanku, kadang ada yang memberi pengertian. “Kamu ga tau pengorbanan apa yang sudah dilakukannya. Dia bisa langsing seperti itu karena diet. Dia mudah mendapatkan hal itu karena orang tuanya punya nama. Hidupnya terkesan mulus, tapi kamu ga tau sebenarnya ada cinta yang tulus yang dia tinggalkan dan banyak bibir yang mengutukkinya. Kita ga tau ada cerita apa dibalik itu semua dan akan ada cerita apalagi di sesi kehidupannya berikutnya”. Oke, aku stop untuk mengecilkan diriku sendiri hanya karena membandingkan diri sendiri. ...

Cara Mengatur Uang Agar Ga Ngerasa Berdosa #FinanceDevelopment

“Berhati-hatilah terhadap pengeluaran kecil, kebocoran kecil mampu menenggelamkan kapal”, Benjamin Franklin. Salah satu hal yang menarik buatku adalah saat membaca artikel atau buku self improvement di berbagai aspek. Sampai aku menemukan satu statement yang bisa jadi salah satu parameter bahwa kamu sudah mampu beranjak jadi dewasa. Mengatur keuangan. Dua kata yang punya efek besar buatku. Aku termasuk dalam golongan orang yang lapar mata dan termakan jaman. Kurang memperhatikan fungsi barang yang ku beli. Selain itu, suka beli makanan tapi sering ga habis. Aku dulu salah satu penyumbang makanan-makanan sisa yang jadi sampah. Lalu,  mataku sering terdiam ketika melihat orang yang susah nyari rupiah untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka sendiri, bahkan harus mengorek-ngorek tong sampah untuk mencari makanan sisa. You know, betapa sebenarnya aku lebih hina dari mereka.  Ya, aku dulu sampah sekali jadi orang .  Aku tidak mau membuat itu jadi kebias...

Cara-cara Asyik Untuk Menabung

Ga mesti begini banget kok nyimpan uang kamu Sejak udah pengumuman hasil ujian profesi (ya pasti ga kuliah lagi), apa-apa mesti mikir 2 atau 3 kali, bahkan lebih, untuk beli sesuatu. Aku ga tau, aku ini sedang proses belajar membuat skala prioritas, hemat sama keuangan ini, atau celit tingkat terakbar pada diri sendiri. Mck! "Ya nanti, kalo udah punya penghasilan, ditabung, jangan sikit-sikit beli. Harus punya target. Jangan mudah terikut-ikut kawan", my mommy, as my private financial Consultant. Nah, apalagi di usia yang mulai matang, tidak lagi menjabat sebagai mahasiswa, dan yang sedang mencoba kerja, aku mulai malu apa-apa minta sama orangtua. Ya gimana, dalam pikiran ku saja, usia kaya aku seharusnya sudah mandiri secara finansial. Cuman, memang sejak kuliah, aku udh memakai beberapa cara untuk dapat menabung dari uang bulananku. Jadi someday, kalo misalnya ada keperluan mendadak, aku bisa survive dengan tabungan yang udah aku buat terlebih dahulu. Kan ...

7 Kesadaran Sebelum Berhemat

Belajar ngatur keuangan atau financial secara pribadi sejak dini, itu perlu. Karena kebanyakkan dari kita nantinya, ketika sudah berpenghasilan sendiri, jadi lupa daratan, jadi ngerasa hebat “Kan aku yang nyari duit. Kalo habis, ya cari lagi, kerja lagi” , memanjakan diri sepuas-puasnya, hang out sejadi-jadinya. Lupa nabung, lupa kalo di alam ini ada yang namanya Kejadian Tak Terduga , kita mau ga mau mesti ready dengan segala kemungkinan yang ada.  Inget, sifat manusia itu ada dua: 1. Enggak pernah puas. 2. Dikasih uang sedikit, jadi berlebih. Dikasih uang banyak, malah selalu kekurangan. Tenang, kamu enggak sendiri. Saya juga pernah ngalami itu kok. Ada sisi dimana saya enggak puas dengan apa yang saya miliki, sepertinya Rumput Tetangga Lebih Hijau Dari Rumput Sendiri . Akhirnya sering bablas beli barang yang sebenarnya enggak penting-penting kali. Cuman supaya kelihatan gaul, ya saya beli. Saya belajar dari itu, dan kamu juga saya harap juga mau belajar me- manage ke...

Celengan Anak Kostan

  (Puture aspektus Superior - atas) "Sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit" Yak, siapa yang sering nyampakin uang gopek? Berasa uang koin 100 rupiah, 200 rupiah, 500 rupiah, dan 1000 rupiah atau bahkan uang kertas 2000 rupiah itu nggak berarti. Tapi tanpa uang 2000 rupiah, kita ga bisa naik angkot menn!  Tanpa uang 100 rupiah, kita ga bisa beli akua gelas.  Tanpa yang 500 rupiah, uang 10000 rupiah tak'kan diterima pas mau beli pulsa.  Ya kan? *hahahahahahahahaha..* Setidaknya aku belum bisa menghasilkan duit, tapi bisalah belajar nabung. Ga mesti menabung di bank dengan nominal yang besar. Mari kita mulai dari hal kecil, sodara-sodara senasib dan sepenanggungan. *01.47 AM*  ' Selesai ngerjain jurnal, bingung mau ngapain dan belum bisa tidur. Lalu, seperti dapat ilham darimana, aku melihat kaleng biskuit bekas yang teronggok. Jadi begini kronologinya. Aku terinspirasi dari sebuah kaleng biskuit, bingung buat apaan. Mau dijadikan gelas, keg...

Pengaturan Uang Perantau Mula-Mula

Mari kita bicarakan lagi tentang hal yang bisa buat orang bahagia enggak ketulungan dan bisa buat orang bunuh-bunuhan. Simplenya kit memanggilnya UANG atau DUIT atau HEPENG (bahasa Batak) atau SEN (bahasa Karo) atau PITI (bahasa Minang). Gue pernah melihat acara MetroTV, entah apa namanya, tapi pas disitu membahas tentang cara mengatur keuangan. Salah satunya tentang investasi. Biasanya investasi itu bisa berupa emas, saham, tanah, atau apapun yang kira-kira barangnya tahan lama dan harganya tidak akan pernah turunnya drastis. Biasanya kalo mamak-mamak menginvestasi uang suaminya dengan perhiasan, tapi tak jarang juga dengan tas bermerek, sepatu bermerek, atau kain-kain tradisional. Jadi, sambil berinvestasi, bisa bergaya juga. Gaya oke, kece teteupp!   Tapi Meeeeen! Gue masih anak kostan. Uang bulanan aja pas-pasan. Yasalaam~ sekali-sekali aja dikirimin uang agak berlebih.  Dari acara itu gue dapat pelajaran, investasikan duit bulananmu kira-kira 10%. Jadi m...