Skip to main content

Papa & Anak Gadisnya

Anak gadisnya yang berumur 10 tahun adalah pasienku, tepatnya pasien ujian post test THT ku. Dia (anak gadis) datang dengan menggunakan masker, maklum saja hidung dan pipinya membengkak, mungkin dia malu. Dia tidak tau apa-apa kecuali menahan sakit dan risih terhadap jaringan yang muncul disekitar hidung dan mulutnya.

Dia cantik, tapi bernapas pun susah. Dia bernapas seperti orang ngorok dan ketika dia bernapas, tulang rusuknya benar-benar terlihat. Sepertinya penyempitan saluran nafas itu membuat dia menderita, sangat menderita. Ngomong pun terbata. Duh, dik, aku kasihan sekali ngelihat kamu.

Dia dikonsul ke poli radiologi, takut-takut dia juga ada TB paru atau udah ada metastase ke paru. Sekali lagi, dia tidak tau apa-apa tentang penyakitnya. Dia cuman tau sakit dan untungnya dia tidak rewel atau takut dengan alat-alat medis itu. Dia ngikutin saja apa perintah kami.

Sebelum difoto, aku iseng bertanya pada mamanya:
"Adeknya ada penurunan berat badan bu?".

"Iya, dulunya dia 25 kg, sekarang 18 kg", jawab mamanya santai.

Aku cuman mengangguk dan bergumam dalam hati, "Mak, lumayan juga ya?"

Tiba-tiba papanya datang dan menunjukkan foto dia waktu kecil, ketika dia TK, "Ini dia waktu TK".

"Astaga tembem banget dianya. Imut gitu..", jawabku spontan sambil mataku membanding dia yang dulu dan sekarang.

Baiklah, sejenak mama dan papanya keluar dan aku berada di ruangan itu. Kira-kira kurang dari 10 menit, foto pun selesai.

Kata temanku, daritadi ketika aku di dalam ruangan bersamanya, papanya dia menangis, bolak balik menghapus air matanya. Memang, aku sudah melihat mata merah agak berlinang air mata, muka lelah, dahi tua yang mengkerut, mungkin memikirkan, apanya sakit gadisku ini?

Padahal di depan kami, dia begitu bahagia menceritakan gadisnya, menggebu-gebu membawa berobat gadisnya, mengalihkan pandangan dengan membaca koran sambil mengelus-elus kepala gadisnya. Apa ya? Directly, i remember my daddy.

Laki-laki, apalagi yang sudah jadi ayah, begitu pandai menyembunyikan rasa sedihnya, sesedih apapun itu. Dia tetap ingin menjadi garda terdepan ketika hal buruk terjadi pada anak-anaknya, tetap menjadi superhero yang tidak terkalahkan, menjadi laki-laki yang tak'kan menyakiti anak gadisnya, agar anak gadisnya pun mengerti harus laki-laki seperti apa untuk dijadikan teman hidup.

Ahh, aku benar-benar terharu dengan papanya dia. Pasti papanya begitu mencintai dia. Kutekankan, pasti.

Comments

Popular posts from this blog

Sensasi Unik Menginap Borough Capsule Hostel, Bali

Hari pertama begitu menginjakkan kaki di Bali, aku ga kemana-mana. Hanya sekedar singgah ke Pusat Oleh-oleh Krisna dan mencari makan malam. Aku lebih memilih ngadem di kamar hotelku. Seperti di posting -an  sebelumnya, aku menginap di Borough Capsule Hostel , Bali. Aku punya prinsip bahwa penginapan hanyalah tempat singgah, mandi dan tidur. Kecuali untuk momen spesial seperti bulan madu, penginapan menjadi hal krusial yang perlu dipilih-pilih. Maka, karena memang aku ingin punya suasana liburan yang baru, aku memilih  Borough Capsule Hostel .  Aku booking  lewat aplikasi  Traveloka . Awalnya cuman 2 malam. Kemudian setelah dipikir-pikir, aku memperpanjangnya sampai aku kembali dari Bali. Memang sih ada perubahan harga setiap harinya, tapi itu ga membuatmu lebih rugi dibandingkan dengan harga ketika booking langsung. Karena kalau booking langsung, biasanya lebih mahal. Ada beberapa jenis kamar, seperti mixed, only female, dan  variant ...

One Day Trip Moyo Island | Nusa Tenggara Barat

Salah satu destinasi terbaik di kawasan Nusa Tenggara Barat dan lumayan tersohor sampai ke luar negeri adalah Pulau Moyo. Awalnya, mungkin kita lebih familiar dengan Pulau Lombok dengan banyaknya pantai eksotis dan pulau-pulau ciamik di sekitarnya. Nyatanya, dari kawasan Pulau Sumbawa masih tersimpan Pulau Moyo yang diam-diam bisa buat kita terpesona. Hemm... Ya setelah beberapa drama sebelum berangkat untuk liburan singkat ini, akhirnya aku dan beberapa teman berhasil untuk memijakkan kaki di Pulau Moyo. Berawal dari promosi Open Trip Pulau Moyo untuk 50 orang dari seorang teman, kami ga nyia-nyiain kesempatan itu. Harganya cukup terjangkau dibanding dengan Trip Agency lainnya, yaitu Rp 170.000/orang dengan fasilitas kapal PP, guide , sarapan dan makan siang, biaya masuk desanya, ojek jaga-jaga ketika nge- tracking . Spot tujuannya yaitu: Air Terjun Mata Jitu, Kolam Lady Diana, Kolam Biru, Takat Segele ( Tempat Snorkeling ). Kami disarankan sampai di pel...
Saya berpikir, mungkin yang terjadi pada saya sekarang adalah yang saya tanam kemarin, atau mungkin karma. Saya berpikir, untuk beberapa kali beberapa hal terjadi memang sebagai hukuman buat saya. Saya diharuskan merasakan apa yang dirasakannya kemarin. Tapi, saya kembali mencerna. Ketika ini sudah lebih dari yang saya akal sehatkan, saya berpikir. Apa karma itu lebih panjang durasinya, lebih beragam jalannya dan lebih sulit rasanya dari apa yang saya lakukan? Apa beberapa perubahan tentang kebaikan yang mungkin tak terlihat atau tak terasa atau malah terabaikan, betul-betul tak akan diperhitungkan lagi?