Skip to main content

Dear ladies

Ga bisa kita menutup mata kalau banyak sekarang kekerasan untuk wanita, entah itu masih single atau sudah berumah tangga, ga ada bedanya. Kita sering mendengar wanita disekeliling kita disakiti, dikhianati atau bahkan dianiaya. Kita sadar itu semua emang nyata. Di media massa sering menginfokan itu semua. Haha! Aku sebagai cewek ga tau mesti berbuat apa. Ga ngerti, sebetulnya semua ini terjadi kenapa. Seakan-akan wanita itu kaya mainan. *hais, parah ya.. ga habis pikir. Hei! Without woman, world is empty*
Aku berniat nulis cerita ini setelah dengerin iklan di radio live streaming @Prambors.
“Sampai kapan badan kamu luka-luka begini?”
“Ga apa-apa kok, mungkin dia lagi emosi. Tapi dia udah minta maaf dan janji ga gitu lagi.”
*begitulah kira-kira cuplikannya.*
Serius! Aku terbodok denger respon cewek yang jadi korban ini. Entah karena terlalu sayang sama pacarnya atau emang autis to the max atau emang sabar yang minta ampun atau bahkan udah dijampi-jampi, aku sebagai penulis emang ga tau. Haha! Tapi setidaknya, nalar itu ya dipake dong yaaaa.... Masa begitu mudahnya menerima permintaan maaf cowo yang udah dengan gampangnya melukai badan cewenya? Bukan pikiran kalian, wahai cewe-cewe! Kalian masih pacaran aja dia udah ringan tangan gitu, gimana kalau udah nikah? Aduh, dijadiin bola basket trus di-dribble-dribble aja lah diri kalian ya..? kasihani diri kalian. Hidup kalian itu ga hanya buat pacar (PACAR itu BEDA JAUH DENGAN CALON SUAMI). Demi apa dia mukulin kalian, nampar kalian, menggrepeh-grepeh kalian lalu ditinggalin gitu aja.? Emang pacar kalian yang ngerawat dan ngedidik kalian sampe sebesar ini? Sadar! Masih ada sepasang orang tua yang mesti kalian banggakan. ITU WAJIB!
Emang fakta banget kalau wanita itu terlahir dengan hati yang LEMAH LEMBUT, tapi bukan berarti pria bisa seenaknya menyalahartikan makna LEMAH LEMBUT. Jadikan kelemah lembutan wanitamu itu untuk mengurus anak-anakmu kelak, indah bukan? Lalu juga, emang wanita itu mudah sekali menjatuhkan air mata. Setegar-tegarnya wanita pasti ada titik dimana semua yang ada diprasaannya ga terbendung lagi dan yaa....nangis. tapi alangkah indahnya kalau air mata wanitamu itu jatuh ketika dia melihatmu lulus dalam suatu test atau tamat dari kuliahmu atau dia senang telah mengucapkan janji untuk hidup bersama pria yang dipilihnya. Namun, belum terlalu jauh hubungan kalian, pria udah sering buat wanitanya nangis. Apa kata dunia?!
Ladies, kalian mesti menghargai diri kalian! Kalian mesti mandiri! Ini yang perlu aku tekankan, Mandiri itu bukan berarti ga memerlukan bantuan pria. Mutlak hukumnya kalau kita juga sangat membutuhkan bantuan pria. Tapi setidaknya kita punya pegangan hidup sehingga pria pun juga merasa membutuhkan kita. Ketika ada rasa SALING MEMBUTUHKAN itulah diri kita bakalan dihargai sama pria. Bayangkan jika kita ga dihargai? Wah, bakalan kaya lagu Baby Doll – Utopia. Mau?
Lalu, alasan ke duaku nulis ini karna beberapa curhatan temen-temenku tentang pacarnya. Aku disini ga mengatakan hubunganku dengan pacarku adem ayem aja. Pasti dong ada masalahnya, kadang-kadang. Kalo ga ada masalah dalam hubungan, bakalan flat banget, at last BOSAN! Dan aku berusaha memandang positif, dengan adanya masalah, kita bisa lebih dewasa dan lebih mengerti karakter satu sama lain. Nah tapi kalau masalahnya datang kaya jadwal makan malam, itu pantes dipertahankan? Agojooo, nyesek mamen..! galau mameen....!! Hidup kalian itu berarti dan bukan hanya untuk menghadapi masalah doang. Masih banyak hal-hal lain yang menunggumu. Kalian itu terlalu berharga untuk mempertahankan seseorang yang sebenarnya kalian tidak sadari tidak pantas untuk dipertahankan. Pertahankan priamu kalau dia emang kamu memilihnya untuk melengkapimu bukan hanya karena kamu bahagia dengannya. Sebenarnya dia yang cocok adalah dia yang bisa diajak menangis dan tertawa. Hahah! *sok dewasa banget deh*
Sesungguhnya ketika masalah datang, wanita tak bermaksud untuk dibujuk yang berlebihan. Wanita hanya ingin melihat gimana prianya memposisikan dirinya untuk menyelesaikan masalah. Apa prianya itu suka lari dari masalah dan menggantungkan slalu menggantungkan wanitanya? Apa prianya itu egois dan hanya ingin kata-katanya saja yang ingin didengarkan? Apa prianya itu bermusyawarah untuk menyelesaikan masalah? itu sebenarnya yang ingin dilihat wanita namun jarang pria yang paham akan hal itu.
Fine, itu tulisan yang seberapa. Semoga bermanfaat. See you next time
Good night J

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

[Review] Odessa Matte Lipstick Shade Odovan & Sunshine | My Favorite Daily Lipstick

Beberapa hari, sebelum ujian, aku sempat mengunjungi salah satu Mall baru di Medan. Mall- nya tidak begitu besar, cuman isinya lumayan lengkap kok. Namanya  Manhattan Times Square Medan  dengan ada semacam hotel atau apartemen yang nyatu dengan Mall-nya (kurang tahu), cuman  terakhir aku ke sana, masih dalam pembangunan. Ketika aku jalan-jalan disekitar tempat make up , aku menemukan satu produk baru, yang sama sekali belum pernah aku pake dan aku temui review nya. Ga usah pakai, denger namanya juga baru waktu itu. Padahal awalnya mau nyari lipstik merek lain. Cuman, pas aku nyoba, i feel love at the first sight. Sebelumnya, kayanya setelah aku perhatikan, tahun 2017 ini tahun warna nude merajai disegala aspek tema make up , mau itu make up kerja, make up hang out , atau bahkan make up nikahan. Memang warna nude itu punya kesan lembut dan berkelas. Dan untungnya, kulit wajahku emang berjodoh dengan warna ber- genre nude. HAZEEEEEEK!! Odessa Matt...

[REVIEW] Tea Tree Oil - Jerawat Kempes

Eaaak!! Siapa deh yang musuhnya jerawat. Puji Tuhan, Alhamdullilah ya, aku bukan daily-rival -nya jerawat. Aku emang bukan turunan dari spesies orangtua yang berjerawat. Jadi saya bukan termasuk orang yang butuh perhatian khusus untuk menampis yang namanya jerawat.  Kehidupanku dan Jerawat Jerawat itu mah pada dasarnya salah satu proses fisiologisnya tubuh kok, salah satu penanda kamu itu udah akil balig. Kenapa? Brarti disitu ada proses adaptasi tubuh dengan adanya perubahan sistem hormonal kamu.  Jadi inget, dulu waktu masih SMP,  jidatku memang lahan subur buat tumbuh jerawat. Selain karena proses akil balig, wajahku emang jenis yang normal-oily , tapi ga berminyak2 kali kok. Justru seharusnya kamu bersyukur kalo punya kulit yang sedikit oily , karena kulit kamu akan tetap kenyal dan tidak mudah kering. Kebayang dong kalo kulit wajah kering, terus wajah sering berekspresi, sadar ga sadar akan cepat timbul kerutan-kerutan, semacam proses p...

Pengakuan 1

Aku mengenal namamu pertama kali waktu aku mendengar dari teman-temanmu. Kalau ga salahku, itu tanggal 13 Februari 2009, sehari sebelum acara valentinenya OSIS. Kamu dibilang pinter buat puisi. Sampai-sampai aku datang ke kelas kamu, menagih puisi itu. Hahaha.. Di situ aku belum punya perasaan sama kamu. Karena aku melihat kamu terlalu gemulai. Taulah maksudku apa. Hehehe.. Ditambah lagi kamu meng-add Facebook ku dengan nama aneh, profile picture pun foto artis. Hemm.. Kamu membalas wall to wall ku pun, semacam begitulah. Masih biasa disitu perasaanku. Oh ya, aku mulai melihat kamu berbeda ya pas sehari sebelum acara valentine OSIS itu. Aku masih inget kali itu gimana kejadiannya. Kalo ga salahku, kamu pegang LKS PPKN. Kamu kena hukum sama guru karena ga ngerjain tugas. Sejak disitu aku memandangmu lain. Bukan benci, bukan suka. Entah apa itu namanya. Aku penasaran sama kamu. Aku curnhat salah satu temanku tentang perasaan itu. Hahaha..! Parahnya kamu keluarga dari g...