Skip to main content

Tentang Penantian

Malam ini, aku bercerita karena beberapa hari yang lalu, hamsterku bernama Keith, telah sah menjadi mamak. Selamat ya Keith! Selamat juga ya Charles, kamu udah sah jadi bapak!

Ya, nama mereka si Charles n' Keith (hahahaha...!) jadi di kostan aku dipanggil "Mak Charles" (Fix, ga usah kita bahas tentang panggilan ku itu). Dan rencananya, ke lima anak mereka akan ku berikan namanya Aigner, Bonia, Channel, Dior, dan Gucci, disingkat ABCDG. Buoodo amat, pokoknya itu. Titik!

Flashback ya kira-kira sejak 3 bulan yang lalu kedatangan mereka, aku sedang menerka-nerka yang mana jantan dan yang betina. Om google tell me clearly.
Aku menemukan kalo yang coklat itu betina dan yang putih abuabu itu jantan.

Aku ngelihat hal yang berbeda dari Keith, si coklat. Badannya mendadak jauh lebih bongsor dari si Charles. Apa mungkin jatah Charles dimakan sama Keith? Haisss, ga manusia ga hamster sama aja, makhluk perempuan yang hobby ngemil. Selain itu, Keith juga jadi pemales, suka tidur. Tapi kadang beringas juga kalo lagi "pengen" sama si Charles. Waktu itu aku belum tau apa bener Keith hamil?

Om google tell me clearly (again). Dari ciri-cirinya, fix Keith has been pregnant! Dan menurut info, mereka mesti dipisah, kalo ga kasihan si Charles, bisa habis dia. Then, aku pisahin mereka. Tapi kadang-kadang aku satuin lagi. Apa ya, sepertinya Charles bener-bener ngerti cara memperlakukan istri yang sedang hamil. Gimana Keith tidur dipunggungnya Charles, gimana Charles lebih mengalah ketika Keith merebut makanannya (mungkin dia ngerti, ibu hamil butuh lebih banyak nutrisi), gimana Charles yang diam atau lebih baik menjauh ketika "ngidamnya" Keith lagi kambuh. Pokok'e romantis tenan. Charles knew how to treat pregnant woman, well.

But....
Menurut info, seharusnya usia kandungannya Keith itu hanya 15-30 hari. Cuman setelah aku hitung-hitung dari awal aku lihat tanda-tanda kehamilannya, ini udah lewat waktu, tapi tak ada tanda-tanda inpartu (istilah kedokteran ,tanda-tanda mau bersalinnya seorang yang ibu hamil). Aku putus asa, padahal udah senang kali itu. Jauh-jauh hari udah nge-search cara ngurus bayi hamster.

Yah, karena aku kira emang gagal hamil ataupun abortus, Charles n' Keith aku satuin lagi, manatau tokcer (hahaha...!). Ah, aku ngarep kali punya bayi-bayi hamster, karena pas aku lihat mereka itu, menggemaskan maksimal. Tapi, itulah, belum takdir. (sumpah, cara aku ngomong kaya pasutri mau punya anak).

Eh, ternyata! Waktu itu, kira-kira seminggu setelah mereka aku satuin lagi, dan di situ pun aku sedang sibuk nge-packing barang untuk balik, aku ngelihat kandangnya berdarah-darah. MATI AKU! Yang berantamnya mereka? Diotakku cuman mikirin Charles, karena dia itu tipe pejantan yang engge-engge aja, ga suka ribut, sukanya ngalah (loveable man banget deh). Ternyata, Keith melahirkan! Gewlaaaaaaaak! Buru-buru aku pisahin mereka. Takut-takut, walaupun Charles tipe pejantan yang kalem, tapi jiwa kanibal seekor Hamster Syirian tetap ngalir dibadannya, aku takut dia memakan bayinya sendiri. Kan hajaplah kita. Terpaksa mereka pisah ranjang kurang lebih sebulan, supaya si Keith bisa fokus menyusui bayi-bayinya dan memulihkan dirinya lagi.

Aku bahagia aku sah jadi seorang "opung-opungan" hamster, sah jadi pemelihara hamster yang berhasil mengawinkan hamster-hamsternya sampai punya anak (hahaha..).

Dari sini aku belajar, kebahagiaan itu perlu dinanti dan apapun prosesnya wajib dinikmati. Penantian adalah cerita tentang kita mengundang kebahagiaan sambil memupuknya dengan kebaikan. Charles n' Keith adalah salah satu guruku, dan gimana keadaan mereka, aku khawatir. Gimana tingkah menggemaskannya, aku tunggu.

Entah bagaimana bisa aku seorang yang sedikit cuek, bisa ngambil keputusan untuk memelihara binatang. But, it is it. Aku belajar banyak dari dua makhluk yang kebanyakkan dianggap seperti tikus, bau dan sedikit menjijikan. Aku belajar rajin membersihkan mereka (awalnya aku malas pelihara karena katanya kotoran mereka sangat bau, rupanya ga kok), memberi makanan mereka, menahan diri untuk tidak mengusik mereka (walau tingkat kegeremanku sudah di ujung tanduk), menanti kelahiran, dan lain-lain. Sepertinya, keputusan yang awalnya ku anggap gila, kini menjadi salah satu keputusan terbaik sepanjang hidupku.

Love you, Cn'K+ ABCDG🐹

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Odessa Matte Lipstick Shade Odovan & Sunshine | My Favorite Daily Lipstick

Beberapa hari, sebelum ujian, aku sempat mengunjungi salah satu Mall baru di Medan. Mall- nya tidak begitu besar, cuman isinya lumayan lengkap kok. Namanya  Manhattan Times Square Medan  dengan ada semacam hotel atau apartemen yang nyatu dengan Mall-nya (kurang tahu), cuman  terakhir aku ke sana, masih dalam pembangunan. Ketika aku jalan-jalan disekitar tempat make up , aku menemukan satu produk baru, yang sama sekali belum pernah aku pake dan aku temui review nya. Ga usah pakai, denger namanya juga baru waktu itu. Padahal awalnya mau nyari lipstik merek lain. Cuman, pas aku nyoba, i feel love at the first sight. Sebelumnya, kayanya setelah aku perhatikan, tahun 2017 ini tahun warna nude merajai disegala aspek tema make up , mau itu make up kerja, make up hang out , atau bahkan make up nikahan. Memang warna nude itu punya kesan lembut dan berkelas. Dan untungnya, kulit wajahku emang berjodoh dengan warna ber- genre nude. HAZEEEEEEK!! Odessa Matt...

[REVIEW] Tea Tree Oil - Jerawat Kempes

Eaaak!! Siapa deh yang musuhnya jerawat. Puji Tuhan, Alhamdullilah ya, aku bukan daily-rival -nya jerawat. Aku emang bukan turunan dari spesies orangtua yang berjerawat. Jadi saya bukan termasuk orang yang butuh perhatian khusus untuk menampis yang namanya jerawat.  Kehidupanku dan Jerawat Jerawat itu mah pada dasarnya salah satu proses fisiologisnya tubuh kok, salah satu penanda kamu itu udah akil balig. Kenapa? Brarti disitu ada proses adaptasi tubuh dengan adanya perubahan sistem hormonal kamu.  Jadi inget, dulu waktu masih SMP,  jidatku memang lahan subur buat tumbuh jerawat. Selain karena proses akil balig, wajahku emang jenis yang normal-oily , tapi ga berminyak2 kali kok. Justru seharusnya kamu bersyukur kalo punya kulit yang sedikit oily , karena kulit kamu akan tetap kenyal dan tidak mudah kering. Kebayang dong kalo kulit wajah kering, terus wajah sering berekspresi, sadar ga sadar akan cepat timbul kerutan-kerutan, semacam proses p...

Pengakuan 1

Aku mengenal namamu pertama kali waktu aku mendengar dari teman-temanmu. Kalau ga salahku, itu tanggal 13 Februari 2009, sehari sebelum acara valentinenya OSIS. Kamu dibilang pinter buat puisi. Sampai-sampai aku datang ke kelas kamu, menagih puisi itu. Hahaha.. Di situ aku belum punya perasaan sama kamu. Karena aku melihat kamu terlalu gemulai. Taulah maksudku apa. Hehehe.. Ditambah lagi kamu meng-add Facebook ku dengan nama aneh, profile picture pun foto artis. Hemm.. Kamu membalas wall to wall ku pun, semacam begitulah. Masih biasa disitu perasaanku. Oh ya, aku mulai melihat kamu berbeda ya pas sehari sebelum acara valentine OSIS itu. Aku masih inget kali itu gimana kejadiannya. Kalo ga salahku, kamu pegang LKS PPKN. Kamu kena hukum sama guru karena ga ngerjain tugas. Sejak disitu aku memandangmu lain. Bukan benci, bukan suka. Entah apa itu namanya. Aku penasaran sama kamu. Aku curnhat salah satu temanku tentang perasaan itu. Hahaha..! Parahnya kamu keluarga dari g...