Skip to main content

Diperbudak Kopi

Muara, Sumatra Utara, Indonesia.
tulisan pukul 04.46
Dari seorang gadis yang diperbudak kopi. 

"Adek ga nulis lagi?"
Berawal dari situ dan ini mumpung efek kafein kopi sedang awet, mata enggan istirahat.

Sungguh, Blogger enggak produktif. bentar, aku zoom.



Udah lebih sebulan aku menghiraukan blog. Kalau ini rumah, mungkin ini sudah penuh debu. Kalau ini kebun, mungkin ini sudah dipenuhi ilalang dan lumut. Kalau ini hati, pasti sudah hampa dan mungkin sudah lupa mencintai, Hemm.. by the way, apa kabar yang cintanya belum kunjung bersambut? Hehehe..

Aku baru nyadar, setelah pindahan kemarin banyak hal-hal yang berubah. Tatanan kamar berubah, entah kenapa posisi cermin berhadapan dengan tempat tidur, rada seram juga sih. Status pacaran, berubah jadi LDR. Enggak apa-apa, namanya juga abangnya kerja, ngumpulin sinamot, (ingat ya, sinamot, bukan cinnamon-kayu manis.red). Terserah deh, untuk sinamot siapa nanti, yang penting terkumpul dulu. So far everything's going well, Love ya! *kemudian aku ngarep, muehehe,, Rambut panjang berubah jadi pendek, and I am literally miss my long hair. Nyesek, nyesel dan puas sih, wkwkwk.. Status enggak jadi anak koas lagi, udah mau ujian negara aja, Time flies so fast, darling (doain lulus ya!) Dan enggak ketinggalan, Bapak Ahok, sah dipenjara, but I still proud of you, Sir!


Kurang jelas, ku zoom lagi.
Kejadian itu semua terjadi sekitar akhir triwulan pertama tahun 2017 ku. Wah, banyak yang berubah ya! Emang mesti ada yang berubah untuk perubahan. apasih? Iya, emang gitu nyatanya. Sempat ogaah-ogahan untuk pindah, tapi nyatanya, malah lebih nyaman di hunian baru. Capek sih, tapi uweeenak. Hemmm.. Atau ngebayangin selama-lamanya jadi anak koas? LMAO!

Aku pernah baca Novelnya bang Raditya Dika, bahwa pindah enggak jauh beda dengan namanya move on. Hemm... Aku pernah secapek-capeknya memperkerjakan hati hanya karena perasaan yang lucu itu. Tapi setelah dipikir-pikir, enggak da kata kuat kalo enggak ada lemah, bener enggak sih? Enggak ada kata bangkit, kalo enggak terpuruk dulu. Mungkin, kalo aku dulu ga dikasih sejatuh-jatuhnya hati dan sepatah-patahnya perasaan, I wouldn't realize, How God works on me! 

Halah, cerita dulu. Mau ketawa aja rasanya. Tapi kalau dulu enggak patah hati, mungkin aku enggak ketemu dia, ya walaupun masa depan misteri kan ya? Tapi, rindu itu ada, lagi subur-suburnya, tapi masih lebih subur badanku, mbuahahaha... *lah aku jadi kesel sendiri.

Cuman 1 post di bulan Mei? Memalukan!

Lagi enggak punya topik yang terlalu HQQ, cuman memang kangen nulis, sih. Itulah kadang, hiruk pikuk dan tuntutan dunia melupakan apa sebenarnya kebahagiaan kita. Tapi, memang sih, hidup kudu ada yang diprioritaskan, ada yang perlu dikorbanin. Semoga dengan meninggalkan blog sementara waktu, akan menghasilkan kabar baik di bulan September 2017.

#DoaBerjamaahUntukKelulusanUKMPPDBatch3NoviaGiovani
#DoaBerjamaahUntukSumpahDokterNoviaGiovaniTahun2017

Semoga yang doain, enteng rezeki, enteng berkat dan enteng jodoh. Amin ya!
Yang enggak doain, yuk kita berteran doa :)

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Nyamannya di Rumah Doa Segala Bangsa, Bukit Gibeon Sibisa | #3 Anak Kota Pulang Kampung

[Anak Kota Pulang Kampung] Belakangan ini, Medan lagi dingin banget ya, berasa lagi di daerah Tapanuli Utara. Brrrr... Jadi keinget lagi dengan liburan akhir tahun lalu. Bentar, kayanya sedap nih nyeruput teh manis anget + nyelupin roti Regale.. Rumah Doa Segala Bangsa Bukit Gibeon Sibisa masih terbilang baru, diresmikan tanggal 14 Mei 2016. Akupun mengetahuinya dari beberapa teman yang udah pernah ke sana duluan. Jadi jiwa panjang kaki ku, keluar begitu saja. Rasa penasaran ku juga meningkat pesat. Intinya, ga mau ketinggalan sih, wkwkwk... Iya, aku kemarin ngotot sekali untuk mampir ke Rumah Doa Segala Bangsa Bukit Gibeon Sibisa, padahal dari segi pemetaan, bisa saja aku dan keluarga melewati jalan Tele dari Pulau Samosir untuk menuju Tarutung. Tapi, panjangnya kakiku ga bisa dilawan. Kami pun menurutinya. Hahaha.. Seperti biasa, karena kami sebelumnya nginap di Pulau Samosir, kami pun menyeberangi Danau Toba sekitar 1 jam lebih. Pemandangannya, bolak-bal...

Tutorial Hampir Terlambat Untuk Bersama

Gue dulu agak pesimis dengan kekompakkan kelompok tutorial gue, mereka adalah kelompok B.1 ruang 3.13. Entahlah, gue ngerasa ada aja yang kurang di kelompok ini. Sedikit acuh tak acuh, mungkin. Kalau kelompok ini begini terus, sempat mikir pengen pindah ke kelompok lain (Tapi pasti tak mungkin), apalagi denger-denger dari senior, ketika nyusun skripsi, temen-temen tutorial kalian lah temen skripsi kalian. Emm, bukan merasa sok hebat atau gimana, tapi gue ngerasa Down To Earth aja. Skripsinya susah, mikirin temen satu doping (dosen pembimbing) lagi. Oke mending gue ngerayap didinding. Sebentar, aku perkenalkan satu per satu: Novia Giovani (211 210 002) Fransiska Sinaga (211 210 004) Mona Liany Sinaga (211 210 006) Iwan Petrus Tampubolon (211 210 008) Joab Abigail Sitompul (211 210 010) Meri Bidani Damanik (211 210 012) Gracia Medina Pinem (211 210 014) Ika Agustinawati Siahaan (211 210 016) Inrinogro (211 210 018) Agus Chandra Sembiring(211 210 020) Raskami Pe...

Sensasi Unik Menginap Borough Capsule Hostel, Bali

Hari pertama begitu menginjakkan kaki di Bali, aku ga kemana-mana. Hanya sekedar singgah ke Pusat Oleh-oleh Krisna dan mencari makan malam. Aku lebih memilih ngadem di kamar hotelku. Seperti di posting -an  sebelumnya, aku menginap di Borough Capsule Hostel , Bali. Aku punya prinsip bahwa penginapan hanyalah tempat singgah, mandi dan tidur. Kecuali untuk momen spesial seperti bulan madu, penginapan menjadi hal krusial yang perlu dipilih-pilih. Maka, karena memang aku ingin punya suasana liburan yang baru, aku memilih  Borough Capsule Hostel .  Aku booking  lewat aplikasi  Traveloka . Awalnya cuman 2 malam. Kemudian setelah dipikir-pikir, aku memperpanjangnya sampai aku kembali dari Bali. Memang sih ada perubahan harga setiap harinya, tapi itu ga membuatmu lebih rugi dibandingkan dengan harga ketika booking langsung. Karena kalau booking langsung, biasanya lebih mahal. Ada beberapa jenis kamar, seperti mixed, only female, dan  variant ...