Skip to main content

Tahun Kehilangan

Lembut aku menyapa pagi. Tetap doa kulantunkan setiap mata pertama kali terbuka, walau kadang aku sering absen membuka firmanNya. Tapi Puji Tuhan, Tuhan mendengar doaku. Ku minta padaNya agar ku dimampukan ikuti jalanNya, makanya aku diantarkan pada satu aplikasi saat teduh.

Tapi entahlah, aku merasa hidupku belakangan ini sering tersandung dengan kepergian orang-orang yang sangat ku cintai. Mungkin bagian ketegaran dari hatiku benar-benar sedang diasah sama Tuhan, di ketok sana ketok sini. Aku hampir tidak percaya itu benar-benar rencanaNya. Aku hampir tidak percaya.

Opung boru, masih ingat aku, aku pertama kali mendengar lagu "saya mau ikut Yesus, saya mau ikut Yesus sampai slama-lamanya" dari kaset yang tersusun di lemari jatinya. Cover kasetnya cantik, ada gambar sepasang tangan yang mengajak kita untuk mengikutiNya. Aku mendengarkannya. Selain itu, waktu malam Natal, opung nyanyi "come in to my heart, come in to my heart, come in to my heart oh Jesus..". Mungkin aku jarang banget ketemu beliau, tapi sekali ketemu ya gitu, kenanganya wow banget bagiku. Tapi aku suka kali mempraktekan cara opung tidur, karena kalo opung tidur, satu tempat tidur ukuran double itu bisa hanya untuk dia, terus dia ngorok. Kalo udah pagi gitu kan, aku tunjukin ke dia. Ketawa dia, senang aku. (Maap ya pung, justru itulah tanda-tanda opung masih di dunia).
Yaps, she has gone a couple months ago. Dengan pesan,"baik-baiklah sekolah. Jadi dokter yang baik.". Then, yaps!

Dia. Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap aku mengingat kamu.

Pak Suparwoto. 14 agustus (tahunnya aku lupa), pas hari pramuka.
Jujur aja malam ini aku bahagia karena baru (hampir) acc proposal skripsiku. Puji Tuhan sekali.
Aku mengenal beliau sejak kira-kira kelas 5 atau 6 SD ya? Kalau ga salahku beliau pernah jadi wali kelasku. Dan kabar terakhir yang ku tahu beliau udah jadi kepsek di SD Filius Dei.
Beliau itu sosok yang rendah hati, mengayomi, ga neko-neko, lucu, pinter menyusupkan rumus matematika yang begitu banyak ke otak kami. Saranku, kalau beliau masih hidup, guru-guru matematika sekarang wajib belajar dari beliau.
Duh, kalo beliau ngomong ya kan, adeem, tenang. Terakhir aku ketemu beliau masih setia dengan motor rx king atau apa itu ya yang motor gede jaman-jaman 2000an awal.
"Nopi itu kaya lakik , tapi cengeng juga..", itu sih kata-katanya yang lucu ku rasa. Banyak nasehat yang beliau berikan yang menemani pertumbuhan karakterku. Duuh, bapak guru yang udah ku anggap bapak angkatku dah!

Ya, kita ga tau sampai sejauh mana kita melangkah, seberapa banyak hari yang akan kita lalui, seberapa banyak orang yang akan kita temui selama hidup.
Tiada jalan ke surga kecuali Dia, Yesus Kristus. Ikuti Dia, dan kamu diselamatkan.

Menangis adalah baik, sok tegar adalah tanda masuknya jiwa yang rapuh dan tidak bisa bangkit.

Sesedih apapun, berserahlah sepenuh hati.
Sebahagia apapun, bersyukurlah sesederhana mungkin.
Tuhan meletakkan segala perkara dan berkat di waktu yang tepat.

-tujuh menit setelah hujan,
dibalik selimut dan
beberapa tetes bulir air mata-

Comments

Popular posts from this blog

Nyamannya di Rumah Doa Segala Bangsa, Bukit Gibeon Sibisa | #3 Anak Kota Pulang Kampung

[Anak Kota Pulang Kampung] Belakangan ini, Medan lagi dingin banget ya, berasa lagi di daerah Tapanuli Utara. Brrrr... Jadi keinget lagi dengan liburan akhir tahun lalu. Bentar, kayanya sedap nih nyeruput teh manis anget + nyelupin roti Regale.. Rumah Doa Segala Bangsa Bukit Gibeon Sibisa masih terbilang baru, diresmikan tanggal 14 Mei 2016. Akupun mengetahuinya dari beberapa teman yang udah pernah ke sana duluan. Jadi jiwa panjang kaki ku, keluar begitu saja. Rasa penasaran ku juga meningkat pesat. Intinya, ga mau ketinggalan sih, wkwkwk... Iya, aku kemarin ngotot sekali untuk mampir ke Rumah Doa Segala Bangsa Bukit Gibeon Sibisa, padahal dari segi pemetaan, bisa saja aku dan keluarga melewati jalan Tele dari Pulau Samosir untuk menuju Tarutung. Tapi, panjangnya kakiku ga bisa dilawan. Kami pun menurutinya. Hahaha.. Seperti biasa, karena kami sebelumnya nginap di Pulau Samosir, kami pun menyeberangi Danau Toba sekitar 1 jam lebih. Pemandangannya, bolak-bal...

Tutorial Hampir Terlambat Untuk Bersama

Gue dulu agak pesimis dengan kekompakkan kelompok tutorial gue, mereka adalah kelompok B.1 ruang 3.13. Entahlah, gue ngerasa ada aja yang kurang di kelompok ini. Sedikit acuh tak acuh, mungkin. Kalau kelompok ini begini terus, sempat mikir pengen pindah ke kelompok lain (Tapi pasti tak mungkin), apalagi denger-denger dari senior, ketika nyusun skripsi, temen-temen tutorial kalian lah temen skripsi kalian. Emm, bukan merasa sok hebat atau gimana, tapi gue ngerasa Down To Earth aja. Skripsinya susah, mikirin temen satu doping (dosen pembimbing) lagi. Oke mending gue ngerayap didinding. Sebentar, aku perkenalkan satu per satu: Novia Giovani (211 210 002) Fransiska Sinaga (211 210 004) Mona Liany Sinaga (211 210 006) Iwan Petrus Tampubolon (211 210 008) Joab Abigail Sitompul (211 210 010) Meri Bidani Damanik (211 210 012) Gracia Medina Pinem (211 210 014) Ika Agustinawati Siahaan (211 210 016) Inrinogro (211 210 018) Agus Chandra Sembiring(211 210 020) Raskami Pe...

One Day Trip Moyo Island | Nusa Tenggara Barat

Salah satu destinasi terbaik di kawasan Nusa Tenggara Barat dan lumayan tersohor sampai ke luar negeri adalah Pulau Moyo. Awalnya, mungkin kita lebih familiar dengan Pulau Lombok dengan banyaknya pantai eksotis dan pulau-pulau ciamik di sekitarnya. Nyatanya, dari kawasan Pulau Sumbawa masih tersimpan Pulau Moyo yang diam-diam bisa buat kita terpesona. Hemm... Ya setelah beberapa drama sebelum berangkat untuk liburan singkat ini, akhirnya aku dan beberapa teman berhasil untuk memijakkan kaki di Pulau Moyo. Berawal dari promosi Open Trip Pulau Moyo untuk 50 orang dari seorang teman, kami ga nyia-nyiain kesempatan itu. Harganya cukup terjangkau dibanding dengan Trip Agency lainnya, yaitu Rp 170.000/orang dengan fasilitas kapal PP, guide , sarapan dan makan siang, biaya masuk desanya, ojek jaga-jaga ketika nge- tracking . Spot tujuannya yaitu: Air Terjun Mata Jitu, Kolam Lady Diana, Kolam Biru, Takat Segele ( Tempat Snorkeling ). Kami disarankan sampai di pel...