Skip to main content

Selesai

Pagi kembali malam
Atau seperti balon berisi helium, aku lepas. Ya aku lepaskan sebebasnya.
Aku tidak bertanya kemana perginya.

Matahari tak pernah bertemu dengan bintang.
Cuman bulan yang sudah diatur, selalu bersama bintang.
Bila suatu waktu, menjelang subuh
Sinar matahari ingin terbit.
Bintang akab menghilang, dia setia pada bulan. Dan seharusnya seperti itu.

Kamu bukan pagi bahkan malam
Apalagi matahari atau bulan ataupun bintang. Kamu manusia.

Aku berhenti menyebut namamu dalam percakapanku dengan Tuhan.
Tidak, tidak mendoakan apa yang kuharapkan, menjadi nyata, apalagi tentang kamu.
Aku semakin sadar, kamu hanyalah karya Tuhan yang terhebat yang pernah terselip dalam skenario Tuhan buatku. Betapa beruntungnya aku kan?

Jikalaupun aku bahagia denganmu, aku akan menyimpannya. Cukup menyimpannya. Anggap saja itu harta karun yang sudah lenyap petanya.

Tapi, sekarang sudah berbeda. Tuhan menegarkan segala kepedihan. Aku tidak diizinkan untuk menangis lagi. Apalagi, ketika otakku bertengkar dengan hati, menyuruh nurani untuk berdrama, menangis dan menghabiskan tissue. Sayang, aku tidak bodoh lagi, menangisi orang yang bisa jadi bukan jodohku, hehehe..

Sekarang, aku bercerita sama Dia, sosok yang menjadi kriteriaku, membebaskan dan membuka kembali hatiku untuk siapa saja yang mencoba masuk.

Namun aku membangun keikhlasan, ikhlas entah siapa pasangan hidupku kelak. Semakin banyak yang kau serahkan, semakin banyak yang kau diberikan.

Tugasku telah selesai untuk menyayangi kamu. Aku tidak tahu, aku sudah berada diakhir untuk mengenalmu, aku tidak mau takabur.

Kini, tugas Tuhan dan orang lain lah yang akan menjaga hatimu dan hatiku.

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Odessa Matte Lipstick Shade Odovan & Sunshine | My Favorite Daily Lipstick

Beberapa hari, sebelum ujian, aku sempat mengunjungi salah satu Mall baru di Medan. Mall- nya tidak begitu besar, cuman isinya lumayan lengkap kok. Namanya  Manhattan Times Square Medan  dengan ada semacam hotel atau apartemen yang nyatu dengan Mall-nya (kurang tahu), cuman  terakhir aku ke sana, masih dalam pembangunan. Ketika aku jalan-jalan disekitar tempat make up , aku menemukan satu produk baru, yang sama sekali belum pernah aku pake dan aku temui review nya. Ga usah pakai, denger namanya juga baru waktu itu. Padahal awalnya mau nyari lipstik merek lain. Cuman, pas aku nyoba, i feel love at the first sight. Sebelumnya, kayanya setelah aku perhatikan, tahun 2017 ini tahun warna nude merajai disegala aspek tema make up , mau itu make up kerja, make up hang out , atau bahkan make up nikahan. Memang warna nude itu punya kesan lembut dan berkelas. Dan untungnya, kulit wajahku emang berjodoh dengan warna ber- genre nude. HAZEEEEEEK!! Odessa Matt...

[REVIEW] Tea Tree Oil - Jerawat Kempes

Eaaak!! Siapa deh yang musuhnya jerawat. Puji Tuhan, Alhamdullilah ya, aku bukan daily-rival -nya jerawat. Aku emang bukan turunan dari spesies orangtua yang berjerawat. Jadi saya bukan termasuk orang yang butuh perhatian khusus untuk menampis yang namanya jerawat.  Kehidupanku dan Jerawat Jerawat itu mah pada dasarnya salah satu proses fisiologisnya tubuh kok, salah satu penanda kamu itu udah akil balig. Kenapa? Brarti disitu ada proses adaptasi tubuh dengan adanya perubahan sistem hormonal kamu.  Jadi inget, dulu waktu masih SMP,  jidatku memang lahan subur buat tumbuh jerawat. Selain karena proses akil balig, wajahku emang jenis yang normal-oily , tapi ga berminyak2 kali kok. Justru seharusnya kamu bersyukur kalo punya kulit yang sedikit oily , karena kulit kamu akan tetap kenyal dan tidak mudah kering. Kebayang dong kalo kulit wajah kering, terus wajah sering berekspresi, sadar ga sadar akan cepat timbul kerutan-kerutan, semacam proses p...

Pengakuan 1

Aku mengenal namamu pertama kali waktu aku mendengar dari teman-temanmu. Kalau ga salahku, itu tanggal 13 Februari 2009, sehari sebelum acara valentinenya OSIS. Kamu dibilang pinter buat puisi. Sampai-sampai aku datang ke kelas kamu, menagih puisi itu. Hahaha.. Di situ aku belum punya perasaan sama kamu. Karena aku melihat kamu terlalu gemulai. Taulah maksudku apa. Hehehe.. Ditambah lagi kamu meng-add Facebook ku dengan nama aneh, profile picture pun foto artis. Hemm.. Kamu membalas wall to wall ku pun, semacam begitulah. Masih biasa disitu perasaanku. Oh ya, aku mulai melihat kamu berbeda ya pas sehari sebelum acara valentine OSIS itu. Aku masih inget kali itu gimana kejadiannya. Kalo ga salahku, kamu pegang LKS PPKN. Kamu kena hukum sama guru karena ga ngerjain tugas. Sejak disitu aku memandangmu lain. Bukan benci, bukan suka. Entah apa itu namanya. Aku penasaran sama kamu. Aku curnhat salah satu temanku tentang perasaan itu. Hahaha..! Parahnya kamu keluarga dari g...