Skip to main content

[REVIEW] Nivea Cream Produk 3 Generasi, Cocok Jadi Sahabat Liburan Akhir Tahun


Yeay akhirnya setelah keluar dari perkampungan, aku nulis Review lagi...
Azekk azekkkk....

Sebelumnya aku mau ngabarin bahwa, kulit tubuhku tersusun dari beberapa jenis kulit. Misalnya nih, kulit wajah aku cenderung normal-oily jadi sometimes kalo pas situasi dan keadaan mendukung,  wajahku bakal ditumbuhi banyak jerawat, bisa saja karena kurang bersih, kurang istirahat ataupun kebayakkan makan makanan berminyak. Yeah, acnes will grow so fast!

Nah beda lagi dengan bagian kulitku yang sebenarnya strong, tapi dari segi kelembapan sangat kurang. Misalnya tangan beserta jari-jarinya. Kemungkinan besar aku adalah salah satu orang yang jaringan kutikula sekitar jari yang mudah menebal. Jadinya, aku punya kebiasaan untuk mengelupaskannya, apalagi kalau lagi gugup atau berpikir. Yaudah,  jari ikhlas aja aku preteli. Wkwk.. Selain itu kaya di siku tangan, lutut, mata kaki, jari-jari kaki dan tumit, mereka punya kondisi kulit lebih berat kerjanya. Jadi mereka rata-rata cenderung lebih kering dan kusam dibandingkan bagian kulit yang lain. Pfffttt...


Berawal dari iseng sih.
Pas browsing, aku nemu artikel tentang salah satu artis yang merawat kulitnya dengan membuat Nivea Cream + Olive oil jadi ramuan masker kelembapan kulit wajah. Sontak, aku tergiur. Aku coba mengingat aku pulang-pergi ke rumah sakit agak jauh gitu. Jadinya kulit wajah pun, kusam. Tapi aku menyimpulkan, bagi mereka yang punya kulit berminyak, aku sarankan jangan membuat Nivea Cream jadi campuran masker. Kenapa? Wajahku jadi berjerawat! Ya iylah, udahlah wajah berminyak, tambah lagi Nivea Cream yang punya kandungan minyak yang WAH, makin suburlah jerawat tumbuh.

Tapi, sepertinya Nivea Cream itu berjodoh dengan siku tangan, lutut, Mata kaki, jari-jari kaki dan tumit. Mereka emang bagian kulit terrrrrrrrrrkering yang aku punya. Duh! Mereka terselamatkan dengan adanya Nivea Cream.

Aku menggunakannya sebelum tidur atau setelah mandi (pokoknya, ga pergi keluar lagi loh ya). Biasanya sebelum aku mengaplikasikannya, terlebih dulu aku memasukkannya ke lemari es. Pas aku pakai, apalagi untuk pijat bagian-bagian tadi, jadi lebih relax.


Apa sih Nivea Cream itu?
Jauh sebelum aku nge-review, pasti udah banyak beauty bloggger yang mengulas cream buatan German satu ini.


Nivea Cream termasuk cream terlama dan cream sejuta umat. Nivea cream ada sejak kurang lebih 100 tahun lalu. Harganya juga merakyat kok. Aku kemarin beli yang 100ml, harganya dibawah 20k. Inexpensive, right? Kalopun hanya sekedar mencoba, kamu ga perlu butuh waktu yang banyak untuk mikir-mikir tentang harga. Hehehe..

How about it's contour?
Nivea Cream emang tercipta dengan textur yang sedikit kental, almost oil-fatty. Jadi memang cocok buat pelembab kulit yang kering dan cenderung mengelupas. Dan sangat kontra dengan kulit yang berminyak.

Aromanya friendly, ga berat, ga menyengat,  ga lebay. Ringan dan relax.

Kemasannya juga handy, cocok dibawa kemana-mana, apalagi bagi kamu yang ga suka ribet. Hemm.. Ini mau musim liburan, kayanya pas dibawa deh. Tapi inget, Nivea Cream bukan sunblock loh ya, karena dia ga punya SPF. Nivea Cream cuman sekedar pelembab aja.

Hemmm, sebenarnya ini adalah produk angkatan opungku-mamaku dan kini beralih ke aku, cucunya dan anak mereka. Ternyata ada ya, produk yang fungsinya masih awet dari dulu hingga sekarang.


Comments

  1. Jadi sahabat awal tahun gak bisa berarti yaa heeemm -__-

    ReplyDelete
  2. haiss, jadi sahabat selamanya deh qaqaa :"")

    ReplyDelete
  3. cobain deh kunjungi AGENS128 buat dapetin uang lebih

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Nyamannya di Rumah Doa Segala Bangsa, Bukit Gibeon Sibisa | #3 Anak Kota Pulang Kampung

[Anak Kota Pulang Kampung] Belakangan ini, Medan lagi dingin banget ya, berasa lagi di daerah Tapanuli Utara. Brrrr... Jadi keinget lagi dengan liburan akhir tahun lalu. Bentar, kayanya sedap nih nyeruput teh manis anget + nyelupin roti Regale.. Rumah Doa Segala Bangsa Bukit Gibeon Sibisa masih terbilang baru, diresmikan tanggal 14 Mei 2016. Akupun mengetahuinya dari beberapa teman yang udah pernah ke sana duluan. Jadi jiwa panjang kaki ku, keluar begitu saja. Rasa penasaran ku juga meningkat pesat. Intinya, ga mau ketinggalan sih, wkwkwk... Iya, aku kemarin ngotot sekali untuk mampir ke Rumah Doa Segala Bangsa Bukit Gibeon Sibisa, padahal dari segi pemetaan, bisa saja aku dan keluarga melewati jalan Tele dari Pulau Samosir untuk menuju Tarutung. Tapi, panjangnya kakiku ga bisa dilawan. Kami pun menurutinya. Hahaha.. Seperti biasa, karena kami sebelumnya nginap di Pulau Samosir, kami pun menyeberangi Danau Toba sekitar 1 jam lebih. Pemandangannya, bolak-bal...

Tutorial Hampir Terlambat Untuk Bersama

Gue dulu agak pesimis dengan kekompakkan kelompok tutorial gue, mereka adalah kelompok B.1 ruang 3.13. Entahlah, gue ngerasa ada aja yang kurang di kelompok ini. Sedikit acuh tak acuh, mungkin. Kalau kelompok ini begini terus, sempat mikir pengen pindah ke kelompok lain (Tapi pasti tak mungkin), apalagi denger-denger dari senior, ketika nyusun skripsi, temen-temen tutorial kalian lah temen skripsi kalian. Emm, bukan merasa sok hebat atau gimana, tapi gue ngerasa Down To Earth aja. Skripsinya susah, mikirin temen satu doping (dosen pembimbing) lagi. Oke mending gue ngerayap didinding. Sebentar, aku perkenalkan satu per satu: Novia Giovani (211 210 002) Fransiska Sinaga (211 210 004) Mona Liany Sinaga (211 210 006) Iwan Petrus Tampubolon (211 210 008) Joab Abigail Sitompul (211 210 010) Meri Bidani Damanik (211 210 012) Gracia Medina Pinem (211 210 014) Ika Agustinawati Siahaan (211 210 016) Inrinogro (211 210 018) Agus Chandra Sembiring(211 210 020) Raskami Pe...

One Day Trip Moyo Island | Nusa Tenggara Barat

Salah satu destinasi terbaik di kawasan Nusa Tenggara Barat dan lumayan tersohor sampai ke luar negeri adalah Pulau Moyo. Awalnya, mungkin kita lebih familiar dengan Pulau Lombok dengan banyaknya pantai eksotis dan pulau-pulau ciamik di sekitarnya. Nyatanya, dari kawasan Pulau Sumbawa masih tersimpan Pulau Moyo yang diam-diam bisa buat kita terpesona. Hemm... Ya setelah beberapa drama sebelum berangkat untuk liburan singkat ini, akhirnya aku dan beberapa teman berhasil untuk memijakkan kaki di Pulau Moyo. Berawal dari promosi Open Trip Pulau Moyo untuk 50 orang dari seorang teman, kami ga nyia-nyiain kesempatan itu. Harganya cukup terjangkau dibanding dengan Trip Agency lainnya, yaitu Rp 170.000/orang dengan fasilitas kapal PP, guide , sarapan dan makan siang, biaya masuk desanya, ojek jaga-jaga ketika nge- tracking . Spot tujuannya yaitu: Air Terjun Mata Jitu, Kolam Lady Diana, Kolam Biru, Takat Segele ( Tempat Snorkeling ). Kami disarankan sampai di pel...