Skip to main content

Berhati Sosial di Sosial Media | #XtraKEBeragaman #XL4GLTE

Saya, salah satu orang yang hidupnya yang didominasi oleh internet. Karena sejauh saya sebagai pengguna internet, banyak hal-hal baru dan yang tidak terduga, yang saya dapat dari dunia maya. Iya, sedikit banyak kehidupan sosial dan cara berpikir saya berkembang melalui internet. Apalagi sekarang jaringan 4G LTE XL semakin luas dan muanteeps, Wohoooo, makin sering saya up-date dengan informasi. Saya bersyukur, saya tidak terlambat untuk mengenal internet. Lalala...Uyeeeaay!!

Bercerita tentang KEBeragaman, kita tidak perlu mengacu pada hal-hal yang terlalu tinggi atau terlalu sensitif untuk diperbincangkan. Sederhananya saja, bagaimana beberapa akun sosial media baik instagram, facebook, twitter, dan yang lain, yang berkenan memberikan ruang bagi mereka-mereka yang sesungguhnya mungkin tidak mengenal apa itu internet. Dan kehadiran mereka memberi pelajaran buat kita.

WOW! Siapa sih mereka?
  
 Sepertinya ini cikal-bakal akun Ketimbang Ngemis.

Hingga suatu ketika, saya menemukan beberapa akun instagram yang bertajuk “Ketimbang Ngemis”. Mereka berbagi hal-hal yang hampir dilupakan. Mereka bercerita masalah sosial yang ada disekitar, entah itu kemiskinan, sakit penyakit, kesenjangan sosial, ketidakadilan dan sebagainya. Kebetulan, saya tipe orang yang sedikit baper (sensitif.red) terhadap hal-hal begitu. Makanya saya sangat apresiasi dengan akun-akun yang mau membahas hal-hal yang sering dianggap "lalu" oleh kebanyakkan manusia.

Kemudian akun Ketimbang Ngemis meluas ke daerah-daerah.

Saya salut bagi pemilik akun yang berinisiatif untuk membagi cerita mengenai keadaan sosial Indonesia, seperti mengangkat kisah seorang kakek-kakek yang masih berjuang berkeliling menjual pisang untuk mencari nafkah, seorang cacat fisik yang menjual balon untuk bertahan hidup, seorang yang sudah renta tapi masih mau berkeliling jadi tukang semir sepatu, atau perjuangan seorang anak untuk membiayai sekolah. Bagi saya, akun Ketimbang Ngemis sangat peka terhadap lingkungan dan pintar mencari objek untuk dijadikan cerminan hidup. Bahkan, tidak sedikit loh yang terbantu ketika kita nge-share usaha-usaha mereka.


Karena kebetulan saya berdomisili di Medan, saya lebih sering ngelihat akun ini.

Tidak dipungkiri, ada begitu banyak akun-akun media sosial yang lebih cenderung mengabadikan hal-hal yang bersifat mewah dan hedonisme. Namun, disamping itu kita diajak untuk bercermin pada akun “Ketimbang Ngemis”, apa saya sudah bersyukur? Apa saya pantas hidup sehingar bingar ini sementara di sana masih ada saudara saya yang makan pun masih sering absen? Apa seharusnya saya cuman diam dan hanya sekedar memberi "like", "love", "comment", atau bahkan cuman nge-share

Mumpung masih awal tahun, bagaimana kalau kita menumbuhkan hati yang lebih peka dan mau berbagi dengan keadaan sekitar tanpa mengadakan tawar-menawar dengan diri sendiri mengenai profit yang akan didapat? Lebih menggerakkan nurani dan meringankan tangan untuk membantu mereka. Tanpa memandang apa yang diberi mereka, tapi kita bisa mengapresiasi keputusan mereka untuk mengambil jalan "Berusaha daripada Ngemis". 

Bukan kah dengan berbagi, ada kebahagiaan yang nyata?


banner-main-square

Comments

  1. Cukup kencang yaa pakai XL LTE nyaa... apalagi ada harga discount kalau pas weekend hahah langsung buru-buru beli dehh...

    ReplyDelete
  2. iya loh mbak, sekarang XL LTE kencceng banget. ga sangsi deh..

    ReplyDelete
  3. seperti kita yang selalu akur yakan opung sorta haha :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

[REVIEW] Tea Tree Oil - Jerawat Kempes

Eaaak!! Siapa deh yang musuhnya jerawat. Puji Tuhan, Alhamdullilah ya, aku bukan daily-rival -nya jerawat. Aku emang bukan turunan dari spesies orangtua yang berjerawat. Jadi saya bukan termasuk orang yang butuh perhatian khusus untuk menampis yang namanya jerawat.  Kehidupanku dan Jerawat Jerawat itu mah pada dasarnya salah satu proses fisiologisnya tubuh kok, salah satu penanda kamu itu udah akil balig. Kenapa? Brarti disitu ada proses adaptasi tubuh dengan adanya perubahan sistem hormonal kamu.  Jadi inget, dulu waktu masih SMP,  jidatku memang lahan subur buat tumbuh jerawat. Selain karena proses akil balig, wajahku emang jenis yang normal-oily , tapi ga berminyak2 kali kok. Justru seharusnya kamu bersyukur kalo punya kulit yang sedikit oily , karena kulit kamu akan tetap kenyal dan tidak mudah kering. Kebayang dong kalo kulit wajah kering, terus wajah sering berekspresi, sadar ga sadar akan cepat timbul kerutan-kerutan, semacam proses p...

[Review] Odessa Matte Lipstick Shade Odovan & Sunshine | My Favorite Daily Lipstick

Beberapa hari, sebelum ujian, aku sempat mengunjungi salah satu Mall baru di Medan. Mall- nya tidak begitu besar, cuman isinya lumayan lengkap kok. Namanya  Manhattan Times Square Medan  dengan ada semacam hotel atau apartemen yang nyatu dengan Mall-nya (kurang tahu), cuman  terakhir aku ke sana, masih dalam pembangunan. Ketika aku jalan-jalan disekitar tempat make up , aku menemukan satu produk baru, yang sama sekali belum pernah aku pake dan aku temui review nya. Ga usah pakai, denger namanya juga baru waktu itu. Padahal awalnya mau nyari lipstik merek lain. Cuman, pas aku nyoba, i feel love at the first sight. Sebelumnya, kayanya setelah aku perhatikan, tahun 2017 ini tahun warna nude merajai disegala aspek tema make up , mau itu make up kerja, make up hang out , atau bahkan make up nikahan. Memang warna nude itu punya kesan lembut dan berkelas. Dan untungnya, kulit wajahku emang berjodoh dengan warna ber- genre nude. HAZEEEEEEK!! Odessa Matt...

Pengakuan 1

Aku mengenal namamu pertama kali waktu aku mendengar dari teman-temanmu. Kalau ga salahku, itu tanggal 13 Februari 2009, sehari sebelum acara valentinenya OSIS. Kamu dibilang pinter buat puisi. Sampai-sampai aku datang ke kelas kamu, menagih puisi itu. Hahaha.. Di situ aku belum punya perasaan sama kamu. Karena aku melihat kamu terlalu gemulai. Taulah maksudku apa. Hehehe.. Ditambah lagi kamu meng-add Facebook ku dengan nama aneh, profile picture pun foto artis. Hemm.. Kamu membalas wall to wall ku pun, semacam begitulah. Masih biasa disitu perasaanku. Oh ya, aku mulai melihat kamu berbeda ya pas sehari sebelum acara valentine OSIS itu. Aku masih inget kali itu gimana kejadiannya. Kalo ga salahku, kamu pegang LKS PPKN. Kamu kena hukum sama guru karena ga ngerjain tugas. Sejak disitu aku memandangmu lain. Bukan benci, bukan suka. Entah apa itu namanya. Aku penasaran sama kamu. Aku curnhat salah satu temanku tentang perasaan itu. Hahaha..! Parahnya kamu keluarga dari g...