Skip to main content

Persepsi Lain Tentang yang Baik & yang Buruk


Aku mencuri satu kalimat hari ini, yang ku anggap Quote of the day. Bukan apa-apa, itu pernyataan nyentrik dan menarik. Ada pikiran yang baru buatku, hehehe..

"Kalau memang yang baik itu bisa tiba-tiba menyakitimu, bagaimana kamu seyakin itu jika yang jahat tidak akan pernah membahagiakanmu?"

Kurang lebih begitu isinya. Responku ketika membacanya adalah mengernyitkan dahi, tersenyum dan tertawa akan kenyataan sederhana itu. Kamu gimana? Samakah denganku? Wkwkw... Rasanya aku seharusnya tidak menghalangi atau bahkan menutupi kesempatan yang mungkin aka baik adanya.

Cerita sedikit mengenai hal yang teringat karena kalimat tadi..

Aku sadar bahwa aku adalah spesies manusia yang sering mencari aman, berada di zona mana, main aman, bertingkah aman dan semua serba aman. Jarang buatku mengambil keputusan untuk melangkah pada hal-hal yang tidak bisa ku perkirakan hasilnya. Raguku mendominasi, takutku membekap dan pikiranku diam ditempat.

Misalnya, aku pernah dekat dengan seorang yang sangat keras, kehidupan malam begitu lekat dengannya dan ketika aku mengingat dia hanya gelap yang terlintas. Haha, tapi entah kenapa aku bisa dekat dengannya. Lucu ya? Cuman aku tidak berani meneruskan dengan alasan, "hidupnya nanti akan buruk". Aku tidak memberikan kesempatan lebih dan aku mundur teratur.

Apakah aku jahat dan sok sudah menjadi pribadi yang baik, sehingga aku menilai kehidupannya dengan standart yang ku buat-buat? 

Namun sekarang, dia sudah berubah. Menjadi bapak yang semestinya dan hebatnya perubahannya di luar dari ekspektasiku. Menyesal? Tidak. Mungkin saja, jika dulu aku tetap bersama dia dan aku tidak punya harapan akan perubahan dia, aku tidak bisa mengubahnya menjadi lebih baik. Wanita yang sekarang menjadi pasangan hidupnya benar-benar punya keyakinan untuk merubahnya. Dan kini dia sudah menjadi pembahagia buat keluarganya. Yeay, aku ikutan bahagia!!

Kalo kamu, apa sama denganku?


Comments

  1. Hidup emang gtu ya mbak, ada kalanya yg baik jd jahat, yg jahat jd baik. Jd kalau cinta or benci sewajarnya saja TFS :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yups mbak, memberikan ruang untuk perubahan adalah kebaikan.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

[REVIEW] Tea Tree Oil - Jerawat Kempes

Eaaak!! Siapa deh yang musuhnya jerawat. Puji Tuhan, Alhamdullilah ya, aku bukan daily-rival -nya jerawat. Aku emang bukan turunan dari spesies orangtua yang berjerawat. Jadi saya bukan termasuk orang yang butuh perhatian khusus untuk menampis yang namanya jerawat.  Kehidupanku dan Jerawat Jerawat itu mah pada dasarnya salah satu proses fisiologisnya tubuh kok, salah satu penanda kamu itu udah akil balig. Kenapa? Brarti disitu ada proses adaptasi tubuh dengan adanya perubahan sistem hormonal kamu.  Jadi inget, dulu waktu masih SMP,  jidatku memang lahan subur buat tumbuh jerawat. Selain karena proses akil balig, wajahku emang jenis yang normal-oily , tapi ga berminyak2 kali kok. Justru seharusnya kamu bersyukur kalo punya kulit yang sedikit oily , karena kulit kamu akan tetap kenyal dan tidak mudah kering. Kebayang dong kalo kulit wajah kering, terus wajah sering berekspresi, sadar ga sadar akan cepat timbul kerutan-kerutan, semacam proses p...

[Review] Odessa Matte Lipstick Shade Odovan & Sunshine | My Favorite Daily Lipstick

Beberapa hari, sebelum ujian, aku sempat mengunjungi salah satu Mall baru di Medan. Mall- nya tidak begitu besar, cuman isinya lumayan lengkap kok. Namanya  Manhattan Times Square Medan  dengan ada semacam hotel atau apartemen yang nyatu dengan Mall-nya (kurang tahu), cuman  terakhir aku ke sana, masih dalam pembangunan. Ketika aku jalan-jalan disekitar tempat make up , aku menemukan satu produk baru, yang sama sekali belum pernah aku pake dan aku temui review nya. Ga usah pakai, denger namanya juga baru waktu itu. Padahal awalnya mau nyari lipstik merek lain. Cuman, pas aku nyoba, i feel love at the first sight. Sebelumnya, kayanya setelah aku perhatikan, tahun 2017 ini tahun warna nude merajai disegala aspek tema make up , mau itu make up kerja, make up hang out , atau bahkan make up nikahan. Memang warna nude itu punya kesan lembut dan berkelas. Dan untungnya, kulit wajahku emang berjodoh dengan warna ber- genre nude. HAZEEEEEEK!! Odessa Matt...

Pengakuan 1

Aku mengenal namamu pertama kali waktu aku mendengar dari teman-temanmu. Kalau ga salahku, itu tanggal 13 Februari 2009, sehari sebelum acara valentinenya OSIS. Kamu dibilang pinter buat puisi. Sampai-sampai aku datang ke kelas kamu, menagih puisi itu. Hahaha.. Di situ aku belum punya perasaan sama kamu. Karena aku melihat kamu terlalu gemulai. Taulah maksudku apa. Hehehe.. Ditambah lagi kamu meng-add Facebook ku dengan nama aneh, profile picture pun foto artis. Hemm.. Kamu membalas wall to wall ku pun, semacam begitulah. Masih biasa disitu perasaanku. Oh ya, aku mulai melihat kamu berbeda ya pas sehari sebelum acara valentine OSIS itu. Aku masih inget kali itu gimana kejadiannya. Kalo ga salahku, kamu pegang LKS PPKN. Kamu kena hukum sama guru karena ga ngerjain tugas. Sejak disitu aku memandangmu lain. Bukan benci, bukan suka. Entah apa itu namanya. Aku penasaran sama kamu. Aku curnhat salah satu temanku tentang perasaan itu. Hahaha..! Parahnya kamu keluarga dari g...