Skip to main content

Posts

Pushed!

Emang perlu kita sadari, kita itu enggak jauh beda sama namanya kerbau, yang mesti dicambuk biar jalan. Atau seperti kucing yang mesti dipancing sama ikan asin baru mau mendekat. Why did i say that? Ini stase ke dua ku, stase THT (Telinga Hidung Tenggorokan). Boleh aku zuzur? Aku dulu agak sepele dengan materi THT. Apaan sih? Yang dipelajari cuman telinga hidung tenggorokan? Ga ngaruh-ngaruh banget kooookk.. Kalo tenggorokkan ga enak, banyak aja minum air putih. Atau kalo lagi batuk, kasih aja antibiotik. Kalo ada asap? Pake aja masker. Atau kalo kuping agak-agak mendengung? Biarin aja, entar sembuh sendiri. SEPELE! Di stase ini aku benar-benar di-push, i mean, disuruh ngerjain tugas, disuruh nguasai bahan, diresponsi pas bimbingan atau bahkan bakalan di-mop pas salah ngediagnosa pasien. Never mind, dengan begitu akunya bakalan sadar kalo aku belum apa-apa, otakku masih pas-pasan, terlebih aku bukanlah seorang yang tekun banget membaca buku pelajaran. Teori? Apalah teori kalo prakt...

Unbelieveable Hero

Enggak terasa masa koas internaku udah hampir selesai, minggu depan juga mau ujian post test -aku ambil topik malaria. Dan enggak lupa, umur memasuki masa dimana undangan teman-teman sepermainan, menikah. Kok salah fokus? Ah, sudah lupakan. Mumpung minggu besok adalah minggu terakhirku di interna, aku akan duduk manis di poli nefrologi, poli terakhirku dengan dokter baik, ramah, pintar dan tidak lupa kumis yang membuatnya menggelegar. Beliau adalah gambaran dokter padi, I mean Semakin Berisi Semakin Merunduk . Entahlah, diinspirasi banget. Someday, i wish i will be like him lah, hahaha, tapi dengan cara belajarku yang begini, seemed impossible. Let it flow, maybe. Beberapa waktu yang lalu, aku ikut beliau visite pasien di ruang HD (Hemodialisa Darah) atau cuci darah. Diruangan itu dipenuhi pasien-pasien yang harus cuci darah, entah itu karena Diabetes Melitus, Glomerulonefritis kronik, yang berujung dengan Penyakit Gagal Ginjal (PGK). Disebut PGK kalo LFG (Laju Filtrasi Glome...

Anak Co-Ass Interna

Selamat Pagi Bapak, Ibu.. Apa keluhannya? Udah berapa lama? Kali ini aku mau cerita tentang masa co-ass ( Co Assistant - Asisten dokter). Koas (gini aja tulisannya biar gampang) pertamaku, Interna - Ilmu Penyakit Dalam (nyari lap keringat). Selama koas stase ini, aku akan menganamnesa pasien sebelum masuk poli, berdiri tegak dibelakang dokter ketika dokter spesialis visite pasien, namaku tertera didaftar jaga ruangan, pagi-pagi (paling lambat jam 6 pagi) mesti follow up pasien, mendekati perawat-perawat agar aku bisa nyuri ilmunya kaya pasang infus, ngebolus, skin test, pasang kateter, pasang NGT, dll.  Over all masa koas itu senang, sedikit bangga, kadang-kadang hampir sering menyebalkan. Awal aku koas ini, paling takut ketemu sama orang TBC dan SIDA (nama lain ODHA), walaupun sudah pake masker double dan handscoon double . Entahlah, mungkin Syndrome takut awal masuk stase interna. Aku masih terlalu awam terhadap penyakit yang masih merajalela di Indonesia itu. Mun...

Cerdas dan Berguna

Aku percaya, setiap anak perempuan akan menemukan cara dan waktunya tersendiri untuk tumbuh, bersikap dan berpikir layaknya perempuan dewasa yang lebih siap menghadapi dunia. Banyak cara Beliau untuk membentuk kita, anak perempuan, menjadi sosok kuat, berani, tegar, kokoh, mandiri, bertanggung jawab dan bijaksana. Kalo beberapa tahun lalu aku terus tunduk pada ketakutan dan tidak memberanikan diri dioperasi gigi, aku akan terus jadi pribadi yang penakut dan berakhir dengan penyesalan. Kalo aku kemarin tidak beranjak dari kesedihan karena harus merelakan hubungan yang teramat ku sayang, aku akan terus bertopang dagu dan merenung, tanpa berpindah. Kini, rasionalku lebih jalan, hatiku lebih kuat. Kalo aku terus dimanjakan fasilitas, ini dan itu terus ada, mungkin aku tidak akan jadi pribadi yang mandiri dan lebih berinisiatif. Kalo dulu aku tetap bertumpu pada pengertianku, terus mengikuti kegoyahanku, terus menangisi kegagalanku atas harapan yang tidak tercapai dan aku tidak berjalan...

Jahat (1)

Dia pelan-pelan mencari masalah Membarakan apa yang tenang Marusak apa yang indah Membuyarkan apa yang rapi Dia awalnya tidak mau matang dan bahkan sampai sekarang Dia diawal saja girang Kini menciptakan perang Berusaha membentuk benci Mengumpulkan kehancuran Meletakan rasa di tepi Akan ada jiwa tertekan Jahat? Iya.

Who Is Nopipon?

Resident Medical Officer  Pemalu, kadang ga tau malu bahkan malu-maluin Around Cardiologist - Obstetrician - Dermatologist God's property as your smile maker  Est. 1993, 9 months after Valentine Day. Oldies' devotee. Indie-Country soul. A part of God's man, soon :)

Ga Pantas Iri Hati

Coba buka ini: 1. Mazmur 37 : 1-40: "Dari Daud. Jangan marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang; sebab mereka segera lisut seperti rumput dan layu seperti tumbuh-tumbuhan hijau...dst..." 2. Yeremia 17: 5-8 "Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk. Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah." Aku belakangan ini mulai benar-benar...