Skip to main content

Mulai

Apa kita mulai mencintai?
Apa kita mulai risau tanpa kabar?
Apa kita mulai saling menceritakan nama satu sama lain pada sahabat?
Apa kita mulai saling meminta pendapat sahabat kita ", Apa dia serius padaku? Apa kami cocok?"
Apa kita mulai memberikan jadwal kita satu sama lain? 
Apa kita mulai bercanda,"Iya, aku lagi makan sama pacar. Haha, becanda dink..", kemudian salah satu diantara kita merasa cemburu? 

Aku tidak mengingkari, dan bahkan tidak boleh mengingkari bahwa
Kamu pintar membuatku aku tertawa.
Kamu tiba-tiba datang, dan aku rasa ini tidak kebetulan.
Jujur aku tidak pernah mendoakanmu, karena aku pun tidak begitu mengenal kamu. 
Kamu siapa? Siapa kali kamu sehingga aku menyebut namamu dalam doaku?

Kita pernah berada dalam beberapa tahun dan tempat yang sama.
Tapi, ya begitu. Selama itu, aku tidak pernah bertemu kamu.
Kalaupun bisa seperti sekarang, itu hanya karena rencanaNya tidak tertebak oleh siapapun.
Siapa sangka, kamu hadir. Iya, kamu.
Memunculkan tawaku lagi.
Menyapaku pagi hari.
Mengecek aku malam-malam, apakah aku sudah tidur.
Tiba-tiba menelpon diwaktu-waktu tak tertebak.
Memaksaku untuk memakai jaket, karena aku agak keras kepala.

Ah, seperti biasalah. Cinta, manis diawalnya.
Tidak, tidak cinta yang seperti itu lagi yang kucari.
Hayuuuks, kita sama-sama memantapkan kualitas kita
Sebelum Tuhan benar-benar menunjukkan kamu dan aku adalah satu perangkat suatu saat nanti.

Janganlah takabur, kita harus siap-siap pada segala keadaan.
Kita mungkin bisa sedekat ini, tapi siapa tahu nanti jarak itu melebihi luas samudra.

Yuks, saling bertumbuh dalam Iman, saling menyemangati, saling mengingatkan, saling mengayomi, saling menyetiakan dan saling dalam hal-hal positif.
Sehingga jika suatu saat kita memang disuratkan untuk satu sama lain, kita sudah sepadan.
Sepadan dalam segala aspek.
Let God work on our relationship :)

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Odessa Matte Lipstick Shade Odovan & Sunshine | My Favorite Daily Lipstick

Beberapa hari, sebelum ujian, aku sempat mengunjungi salah satu Mall baru di Medan. Mall- nya tidak begitu besar, cuman isinya lumayan lengkap kok. Namanya  Manhattan Times Square Medan  dengan ada semacam hotel atau apartemen yang nyatu dengan Mall-nya (kurang tahu), cuman  terakhir aku ke sana, masih dalam pembangunan. Ketika aku jalan-jalan disekitar tempat make up , aku menemukan satu produk baru, yang sama sekali belum pernah aku pake dan aku temui review nya. Ga usah pakai, denger namanya juga baru waktu itu. Padahal awalnya mau nyari lipstik merek lain. Cuman, pas aku nyoba, i feel love at the first sight. Sebelumnya, kayanya setelah aku perhatikan, tahun 2017 ini tahun warna nude merajai disegala aspek tema make up , mau itu make up kerja, make up hang out , atau bahkan make up nikahan. Memang warna nude itu punya kesan lembut dan berkelas. Dan untungnya, kulit wajahku emang berjodoh dengan warna ber- genre nude. HAZEEEEEEK!! Odessa Matt...

[REVIEW] Tea Tree Oil - Jerawat Kempes

Eaaak!! Siapa deh yang musuhnya jerawat. Puji Tuhan, Alhamdullilah ya, aku bukan daily-rival -nya jerawat. Aku emang bukan turunan dari spesies orangtua yang berjerawat. Jadi saya bukan termasuk orang yang butuh perhatian khusus untuk menampis yang namanya jerawat.  Kehidupanku dan Jerawat Jerawat itu mah pada dasarnya salah satu proses fisiologisnya tubuh kok, salah satu penanda kamu itu udah akil balig. Kenapa? Brarti disitu ada proses adaptasi tubuh dengan adanya perubahan sistem hormonal kamu.  Jadi inget, dulu waktu masih SMP,  jidatku memang lahan subur buat tumbuh jerawat. Selain karena proses akil balig, wajahku emang jenis yang normal-oily , tapi ga berminyak2 kali kok. Justru seharusnya kamu bersyukur kalo punya kulit yang sedikit oily , karena kulit kamu akan tetap kenyal dan tidak mudah kering. Kebayang dong kalo kulit wajah kering, terus wajah sering berekspresi, sadar ga sadar akan cepat timbul kerutan-kerutan, semacam proses p...

Pengakuan 1

Aku mengenal namamu pertama kali waktu aku mendengar dari teman-temanmu. Kalau ga salahku, itu tanggal 13 Februari 2009, sehari sebelum acara valentinenya OSIS. Kamu dibilang pinter buat puisi. Sampai-sampai aku datang ke kelas kamu, menagih puisi itu. Hahaha.. Di situ aku belum punya perasaan sama kamu. Karena aku melihat kamu terlalu gemulai. Taulah maksudku apa. Hehehe.. Ditambah lagi kamu meng-add Facebook ku dengan nama aneh, profile picture pun foto artis. Hemm.. Kamu membalas wall to wall ku pun, semacam begitulah. Masih biasa disitu perasaanku. Oh ya, aku mulai melihat kamu berbeda ya pas sehari sebelum acara valentine OSIS itu. Aku masih inget kali itu gimana kejadiannya. Kalo ga salahku, kamu pegang LKS PPKN. Kamu kena hukum sama guru karena ga ngerjain tugas. Sejak disitu aku memandangmu lain. Bukan benci, bukan suka. Entah apa itu namanya. Aku penasaran sama kamu. Aku curnhat salah satu temanku tentang perasaan itu. Hahaha..! Parahnya kamu keluarga dari g...