Skip to main content

[REVIEW] Shampoo and Conditioner L’Oreal Total Repair 5




Ini postinganku karena ada yang nanya di Ask.FM, “Mbak, rambutnya tebal banget ya. Sering perawatan rambut ya? Bagi-bagi dong tips ngerawat rambutnya. Thank you!”. Aku agak terbengong sih dengah pertanyaan itu. Rasanya ga layak aja ditujukan ke aku, hehehe..

Sejujurnya, aku bukanlah orang yang hobi banget perawatan rambut atau peduli banget sama keadaan rambut. Aku jauh dari pandangan itu.Aku adalah golongan perempuan yang suka menggulung rambut dan menjepitnya dengan jedai, sebisa mungkin rambut tidak meribetkan aku saat beraktivitas. Aku kalo lagi sedang sibuk, jangan sampai deh rambut menghalangi pandangan aku atau jatuh-jatuh ke wajah, pasti mood aku akan boooooooommm!! Jelek.

Dan aku adalah salah satu perempuan yang tidak begitu suka rambut panjang, cuman belakangan ini entah gimana sifat itu goyah, aku kok jadi sering berpikir beberapa kali untuk memotong rambut saya. Aku merasa sedih kalo rambut dipotong. Ditambah lagi ayahku sering mengingatkan kalau rambutku itu bagus, apalagi kalo panjang. Dulu opung doliku (Kakek) berpesan, rambutku dipanjangin saja, jangan sering dipotong, soalnya hitam-lebat-tebal. Tapi aku ngeyel, aku tetap sering potong rambut, tapi ga pendek-pendek banget, takut kena marah. Wkwkwk… 

Ga cuman mereka sih. Kemarin ketika terakhir potong rambut, kakak di salon juga sempat komentar,”Dek, rambut kamu tebal ya? Bisa untuk buat sanggul 2 kepala”.Aku mah terserah aja mbaknya mau ngomong apaan, yang penting rambutku dipotong sesuai dengan permintaan.

Awalnya aku beranggapan bahwa, mungkin Tuhan salah menciptakan aku dengan rambut yang bisa dibilang sehat dan diinginkan banyak kaum hawa. Karena aku bukan tipe yang telaten sekali untuk melakukan perawatan. Tapi, lama kelamaan sisi keperempuananku, muncul (soalnya aku agak tomboy sih, hehehe…).

Aku terpancing menjawab pertanyaan Ask.FM dalam nge-post ini, karena aku sepertinya menemukan jodoh baru buat rambutku. Dulu aku sering ganti-ganti shampoo dan conditioner, terus aku sering ikat rambut, ditambah lagi sejak mengenal catokan rambut, rambutku jadi rapuh, kusam, kering dan payah diurus. Kalau bangun tidur, rambutku seperti rambut singa, kaku dan ngembang. Wuih! Lalu aku berhenti di salah shampoo dan conditioner ternama di negara ini, hasilnya lumayan kok. Tapi lama kelamaan hasil setelah pemakaian jadi ga begitu maksimal. Apa rambut saya bosan dengannya? Entahlah. 

Aku bukanlah orang yang terlalu berani untuk mencobai barang-barang baru untuk masalah perawatan diri. Cuman karena aku melihat rambut semakin acak kadul, aku mencoba cari yang lain. Kemudian aku teringat sama Mbak Dian Sastro. Duh, aku penggemar Mbak Dian Sastro (do’i kan brand Ambassador-nya. Pinter ya L’Oreal mencari Brand Ambassador). Aku begitu menjadikannya role mode Life Style. Aku pun mencoba Shampoo and Conditioner L’Oreal Total Repair 5.

Satu kata untuk pertama kali pemakaian,”Ya elah, kok ga pake ini dari dulu? Ckckck..”. udah ngerti kan ya maksudku? Wanginya enak dan tahan lama. Rambutku jadi lembut dan lebih mudah diatur. Kadang kalau lagi buru-buru ke rumah sakit, aku ga perlu sisir rambut (seriusan deh). Kalo lagi sisiran, rambut juga ga banyak yang rontok (Inget, rambut rontok dalam jumlah sedikit, masih normal kok). Gimana aku ga jatuh cinta?


How do they work? Shampoo and Conditioner L’Oreal Total Repair 5 ini memperbaiki rambut 10 x lebih oke dengan Ceramide, replika bahan alami rambut, jadi Formula Total Repair 5 membantu memperbaiki kerusakan struktur dan batang rambut, serta merawat kekuatan batang rambut. Dan ini formula yang cocok dengan iklim Indonesia. Girls, you should underline it! Harganya juga ga mahal kok, masih terjangkau untuk anak kostan, kira-kira dibawah Rp 30.000,-. 

Aku udah nyoba dan mungkin akan bertahan sama duet mautnya Shampoo dan Conditioner L’Oreal Total Repair 5. Jangan nunggu rambut kamu bener-bener menunjukkan tanda rambut rusak, baru stress, dan nyari Shampoo dan Conditioner asal-asalan. Rambut itu aksesoris alami, yang sayang sekali kalau rusak dan salah perawatannya. Seriusan! Perawatan di salon boleh sih, sekali-sekali, cuman untuk daily hair treatment kan ga mesti di salon, kita sendiri bisa kok. So how, ladies?



Comments

Popular posts from this blog

[Review] Odessa Matte Lipstick Shade Odovan & Sunshine | My Favorite Daily Lipstick

Beberapa hari, sebelum ujian, aku sempat mengunjungi salah satu Mall baru di Medan. Mall- nya tidak begitu besar, cuman isinya lumayan lengkap kok. Namanya  Manhattan Times Square Medan  dengan ada semacam hotel atau apartemen yang nyatu dengan Mall-nya (kurang tahu), cuman  terakhir aku ke sana, masih dalam pembangunan. Ketika aku jalan-jalan disekitar tempat make up , aku menemukan satu produk baru, yang sama sekali belum pernah aku pake dan aku temui review nya. Ga usah pakai, denger namanya juga baru waktu itu. Padahal awalnya mau nyari lipstik merek lain. Cuman, pas aku nyoba, i feel love at the first sight. Sebelumnya, kayanya setelah aku perhatikan, tahun 2017 ini tahun warna nude merajai disegala aspek tema make up , mau itu make up kerja, make up hang out , atau bahkan make up nikahan. Memang warna nude itu punya kesan lembut dan berkelas. Dan untungnya, kulit wajahku emang berjodoh dengan warna ber- genre nude. HAZEEEEEEK!! Odessa Matt...

[REVIEW] Tea Tree Oil - Jerawat Kempes

Eaaak!! Siapa deh yang musuhnya jerawat. Puji Tuhan, Alhamdullilah ya, aku bukan daily-rival -nya jerawat. Aku emang bukan turunan dari spesies orangtua yang berjerawat. Jadi saya bukan termasuk orang yang butuh perhatian khusus untuk menampis yang namanya jerawat.  Kehidupanku dan Jerawat Jerawat itu mah pada dasarnya salah satu proses fisiologisnya tubuh kok, salah satu penanda kamu itu udah akil balig. Kenapa? Brarti disitu ada proses adaptasi tubuh dengan adanya perubahan sistem hormonal kamu.  Jadi inget, dulu waktu masih SMP,  jidatku memang lahan subur buat tumbuh jerawat. Selain karena proses akil balig, wajahku emang jenis yang normal-oily , tapi ga berminyak2 kali kok. Justru seharusnya kamu bersyukur kalo punya kulit yang sedikit oily , karena kulit kamu akan tetap kenyal dan tidak mudah kering. Kebayang dong kalo kulit wajah kering, terus wajah sering berekspresi, sadar ga sadar akan cepat timbul kerutan-kerutan, semacam proses p...

Pengakuan 1

Aku mengenal namamu pertama kali waktu aku mendengar dari teman-temanmu. Kalau ga salahku, itu tanggal 13 Februari 2009, sehari sebelum acara valentinenya OSIS. Kamu dibilang pinter buat puisi. Sampai-sampai aku datang ke kelas kamu, menagih puisi itu. Hahaha.. Di situ aku belum punya perasaan sama kamu. Karena aku melihat kamu terlalu gemulai. Taulah maksudku apa. Hehehe.. Ditambah lagi kamu meng-add Facebook ku dengan nama aneh, profile picture pun foto artis. Hemm.. Kamu membalas wall to wall ku pun, semacam begitulah. Masih biasa disitu perasaanku. Oh ya, aku mulai melihat kamu berbeda ya pas sehari sebelum acara valentine OSIS itu. Aku masih inget kali itu gimana kejadiannya. Kalo ga salahku, kamu pegang LKS PPKN. Kamu kena hukum sama guru karena ga ngerjain tugas. Sejak disitu aku memandangmu lain. Bukan benci, bukan suka. Entah apa itu namanya. Aku penasaran sama kamu. Aku curnhat salah satu temanku tentang perasaan itu. Hahaha..! Parahnya kamu keluarga dari g...