Skip to main content

Kata Keras Untuk Kebaikan

Hasil gambar untuk quotes about blessed

[Pelajaran 2017 #1]
Seperti yang lalu, aku masih saja bersikap suka membanding-bandingkan hidup dan tidak mensyukuri terhadap apa yang sudah dititipkan kepadaku. Semakin diberi, semakin merasa kurang saja. Heran!

Iya, hari ini aku tertampar. Aku hari ini ditampar Semesta melalui perkataan-perkataan keras sahabat-sahabat terdekatku. Sedih? Awalnya iya. Merasa mereka tidak dipihakku atau tidak mendukung jalan pikiranku yang "sepertinya" akan membuat ku bahagia. Aku cenderung bukan mencari saran, tapi lebih pembelaan atau suara pembenaran akan pemikiranku itu, tentang membanding-bandingkan tadi. Jahat ya? Banget malah. Wkwkwk..

Cuman, tahun ini aku bersikukuh untuk lebih netral ketika mendengar saran atau kritik. I mean, tidak menelan atau membuang segala penilaian dan masukan secara langsung ketika tidak sesuai dgn hatiku. Sepertinya, tingkat kebijaksanaanku sedang diasah layaknya pisau dapur.

"Obat pahit, tapi sembuh. Gula manis, tapi bisa jadi bikin penyakit. Jadi Yang manis jangan langsung ditelan, yang pahit jangan langsung dibuang", begitu kata salah satu sejawat, waktu dulu. Aku hampir muak dengan kalimat itu, tapi emang itu emang bener adanya. 

Semalam seharian, aku menerka, ini salahku dimana? Kok aku ditampar sekeras ini dengan kata-kata? Tapi, saraf-sarafku bekerja cepat dan mengerti bahwa akulah yang salah. Ada kebaikkan besar yang hampir hilang hanya karena sifat sok hebatku. Tamparan ini, baik adanya.

Siapa kali aku, sehingga aku seenaknya membanding-bandingkan? Emang aku udah sempurna? Malah mungkin, dari kata baik saja, aku masih jauh.

Sehebat apa aku, sampai-sampai bersyukur pun lupa. Lah, Tuhan saja ingat betul untuk mengabulkan doa-doaku dan mengirim berkat pada aku, si pribadi yang lebih sering tidak tau berterimakasih ini.

Sambil aku meneguk segelas air mineral, aku menyadari, sejauh mana aku bersyukur akan hal kecil, sebanyak itulah berkar-berkat tak terduga akan hadir.


Comments

  1. Pun aku sering minta pendapat orang dengan tujuan untuk mencari pembenaran atas tindakanku mbak. Heheee. Semangat terus ya mbaaaaak :D

    ReplyDelete
  2. iya mbaaak, kita harus tambah bijak dalam hidup ini :D

    ReplyDelete
  3. sama nov aku sering minta pendapat demi nyari pembenaran tp kadang hasilnya malah bikin sensi ahahhaa..skrng lbh sering aku pikirin sendiri daripada dikit2 nanya orang, ya orang lain ga harus setuju sama pemikiran kita, yg penting kita tau yang benar dan baik menurut kita seperti apa.

    "Obat pahit, tapi sembuh. Gula manis, tapi bisa jadi bikin penyakit. Jadi Yang manis jangan langsung ditelan, yang pahit jangan langsung dibuang"

    quotesnyaaa keceee bingitss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mona, belajar berfikir lebih mateng aja. kebahagiaan atau kebutuhan kita, kita yang tau.. Mwihihi, graciaass :D

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Nyamannya di Rumah Doa Segala Bangsa, Bukit Gibeon Sibisa | #3 Anak Kota Pulang Kampung

[Anak Kota Pulang Kampung] Belakangan ini, Medan lagi dingin banget ya, berasa lagi di daerah Tapanuli Utara. Brrrr... Jadi keinget lagi dengan liburan akhir tahun lalu. Bentar, kayanya sedap nih nyeruput teh manis anget + nyelupin roti Regale.. Rumah Doa Segala Bangsa Bukit Gibeon Sibisa masih terbilang baru, diresmikan tanggal 14 Mei 2016. Akupun mengetahuinya dari beberapa teman yang udah pernah ke sana duluan. Jadi jiwa panjang kaki ku, keluar begitu saja. Rasa penasaran ku juga meningkat pesat. Intinya, ga mau ketinggalan sih, wkwkwk... Iya, aku kemarin ngotot sekali untuk mampir ke Rumah Doa Segala Bangsa Bukit Gibeon Sibisa, padahal dari segi pemetaan, bisa saja aku dan keluarga melewati jalan Tele dari Pulau Samosir untuk menuju Tarutung. Tapi, panjangnya kakiku ga bisa dilawan. Kami pun menurutinya. Hahaha.. Seperti biasa, karena kami sebelumnya nginap di Pulau Samosir, kami pun menyeberangi Danau Toba sekitar 1 jam lebih. Pemandangannya, bolak-bal...

Tutorial Hampir Terlambat Untuk Bersama

Gue dulu agak pesimis dengan kekompakkan kelompok tutorial gue, mereka adalah kelompok B.1 ruang 3.13. Entahlah, gue ngerasa ada aja yang kurang di kelompok ini. Sedikit acuh tak acuh, mungkin. Kalau kelompok ini begini terus, sempat mikir pengen pindah ke kelompok lain (Tapi pasti tak mungkin), apalagi denger-denger dari senior, ketika nyusun skripsi, temen-temen tutorial kalian lah temen skripsi kalian. Emm, bukan merasa sok hebat atau gimana, tapi gue ngerasa Down To Earth aja. Skripsinya susah, mikirin temen satu doping (dosen pembimbing) lagi. Oke mending gue ngerayap didinding. Sebentar, aku perkenalkan satu per satu: Novia Giovani (211 210 002) Fransiska Sinaga (211 210 004) Mona Liany Sinaga (211 210 006) Iwan Petrus Tampubolon (211 210 008) Joab Abigail Sitompul (211 210 010) Meri Bidani Damanik (211 210 012) Gracia Medina Pinem (211 210 014) Ika Agustinawati Siahaan (211 210 016) Inrinogro (211 210 018) Agus Chandra Sembiring(211 210 020) Raskami Pe...

One Day Trip Moyo Island | Nusa Tenggara Barat

Salah satu destinasi terbaik di kawasan Nusa Tenggara Barat dan lumayan tersohor sampai ke luar negeri adalah Pulau Moyo. Awalnya, mungkin kita lebih familiar dengan Pulau Lombok dengan banyaknya pantai eksotis dan pulau-pulau ciamik di sekitarnya. Nyatanya, dari kawasan Pulau Sumbawa masih tersimpan Pulau Moyo yang diam-diam bisa buat kita terpesona. Hemm... Ya setelah beberapa drama sebelum berangkat untuk liburan singkat ini, akhirnya aku dan beberapa teman berhasil untuk memijakkan kaki di Pulau Moyo. Berawal dari promosi Open Trip Pulau Moyo untuk 50 orang dari seorang teman, kami ga nyia-nyiain kesempatan itu. Harganya cukup terjangkau dibanding dengan Trip Agency lainnya, yaitu Rp 170.000/orang dengan fasilitas kapal PP, guide , sarapan dan makan siang, biaya masuk desanya, ojek jaga-jaga ketika nge- tracking . Spot tujuannya yaitu: Air Terjun Mata Jitu, Kolam Lady Diana, Kolam Biru, Takat Segele ( Tempat Snorkeling ). Kami disarankan sampai di pel...