Skip to main content

Terima kasih, kamu

Malam ini
Mungkin, aku sedang sangat merindukanmu. Kamu yang dulu, yang penuh kasih sayang. Ingat, hanya kasih sayangmu yang ku rindu.

Mungkin, beberapa teman mengetahui aku sedang hancur. Namun aku percaya, serpihannya masih tetap sama. Jadi jika suatu saat nanti, Tuhan berkehendak untuk memperbaikinya, kamu masih disitu. Atau mungkin bisa saja, kamu digantikan dengan orang lain, yang menurut Tuhan, dialah yang terbaik untuk masa depanku.

Mungkin, beberapa teman juga berkomentar,"bagaimana kalian bisa berakhir?" kalian serasi. Aku tetap bersyukur pernah dipertemukan dengan kamu. Satu-satunya ayat yang bisa menggambarkan kehadiranmu dalam hidupku "Filipi 1:3  Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat kamu."

Mungkin, beberapa teman juga bertanya," bagaimana kau bisa ketawa dan tidak kelihatan sedih? Kau bisa konsen skripsi?". Dari dulu 1 hal yang paling ku percaya, Tuhan tidak pernah meninggalkanku (tapi aku sendiri malah sering melupakannya. Sering aku mengabaikannya.). Adapun aku ceria, itu karena Tuhanku. Enggak kemana kekuatan dariNya. "ketika kamu mengetuk. Kamu akan dibukakan", setidaknya itu yang kuingat ketika aku meminta pertolongan sejak aku jatuh dn meminta semangat dan penyertaan dimasa-masa pentingku, skripsi.
Kadang, ada yang tak terucap dari bibir dan hatiku lagi, tapi aku yakin Tuhan mengenal hatiku. Dia lebih lebih lebih tahu isi hatiku 😄😄
Terlebih lagi, kamu pergin tapi meninggalkan obat. Obat itu, buku yang kamu kasih ketika aku berulang tahun. Itulah mengapa aku bersyukur mengenal kamu.

"hati yang gembira, adalah obat~"

Comments

Popular posts from this blog

Nyamannya di Rumah Doa Segala Bangsa, Bukit Gibeon Sibisa | #3 Anak Kota Pulang Kampung

[Anak Kota Pulang Kampung] Belakangan ini, Medan lagi dingin banget ya, berasa lagi di daerah Tapanuli Utara. Brrrr... Jadi keinget lagi dengan liburan akhir tahun lalu. Bentar, kayanya sedap nih nyeruput teh manis anget + nyelupin roti Regale.. Rumah Doa Segala Bangsa Bukit Gibeon Sibisa masih terbilang baru, diresmikan tanggal 14 Mei 2016. Akupun mengetahuinya dari beberapa teman yang udah pernah ke sana duluan. Jadi jiwa panjang kaki ku, keluar begitu saja. Rasa penasaran ku juga meningkat pesat. Intinya, ga mau ketinggalan sih, wkwkwk... Iya, aku kemarin ngotot sekali untuk mampir ke Rumah Doa Segala Bangsa Bukit Gibeon Sibisa, padahal dari segi pemetaan, bisa saja aku dan keluarga melewati jalan Tele dari Pulau Samosir untuk menuju Tarutung. Tapi, panjangnya kakiku ga bisa dilawan. Kami pun menurutinya. Hahaha.. Seperti biasa, karena kami sebelumnya nginap di Pulau Samosir, kami pun menyeberangi Danau Toba sekitar 1 jam lebih. Pemandangannya, bolak-bal...

Tutorial Hampir Terlambat Untuk Bersama

Gue dulu agak pesimis dengan kekompakkan kelompok tutorial gue, mereka adalah kelompok B.1 ruang 3.13. Entahlah, gue ngerasa ada aja yang kurang di kelompok ini. Sedikit acuh tak acuh, mungkin. Kalau kelompok ini begini terus, sempat mikir pengen pindah ke kelompok lain (Tapi pasti tak mungkin), apalagi denger-denger dari senior, ketika nyusun skripsi, temen-temen tutorial kalian lah temen skripsi kalian. Emm, bukan merasa sok hebat atau gimana, tapi gue ngerasa Down To Earth aja. Skripsinya susah, mikirin temen satu doping (dosen pembimbing) lagi. Oke mending gue ngerayap didinding. Sebentar, aku perkenalkan satu per satu: Novia Giovani (211 210 002) Fransiska Sinaga (211 210 004) Mona Liany Sinaga (211 210 006) Iwan Petrus Tampubolon (211 210 008) Joab Abigail Sitompul (211 210 010) Meri Bidani Damanik (211 210 012) Gracia Medina Pinem (211 210 014) Ika Agustinawati Siahaan (211 210 016) Inrinogro (211 210 018) Agus Chandra Sembiring(211 210 020) Raskami Pe...

One Day Trip Moyo Island | Nusa Tenggara Barat

Salah satu destinasi terbaik di kawasan Nusa Tenggara Barat dan lumayan tersohor sampai ke luar negeri adalah Pulau Moyo. Awalnya, mungkin kita lebih familiar dengan Pulau Lombok dengan banyaknya pantai eksotis dan pulau-pulau ciamik di sekitarnya. Nyatanya, dari kawasan Pulau Sumbawa masih tersimpan Pulau Moyo yang diam-diam bisa buat kita terpesona. Hemm... Ya setelah beberapa drama sebelum berangkat untuk liburan singkat ini, akhirnya aku dan beberapa teman berhasil untuk memijakkan kaki di Pulau Moyo. Berawal dari promosi Open Trip Pulau Moyo untuk 50 orang dari seorang teman, kami ga nyia-nyiain kesempatan itu. Harganya cukup terjangkau dibanding dengan Trip Agency lainnya, yaitu Rp 170.000/orang dengan fasilitas kapal PP, guide , sarapan dan makan siang, biaya masuk desanya, ojek jaga-jaga ketika nge- tracking . Spot tujuannya yaitu: Air Terjun Mata Jitu, Kolam Lady Diana, Kolam Biru, Takat Segele ( Tempat Snorkeling ). Kami disarankan sampai di pel...